Minggu 13 September 2026
  • BACA KORAN DIGITAL
  • DAFTARKAN UMKM ANDA
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Hubungi Kami
  • KORAN DIGITAL
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Privacy Policy
  • REDAKSI
    • #4796 (tanpa judul)
  • Tentang Kami
  • UMKM JABAR
Pasang Iklan Seputar Jabar
▤ AKSES DIGITAL KORAN DIGITAL →
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
NASIONAL INFO JABAR HUKUM OLAHRAGA PENDIDIKAN PERISTIWA POLITIK TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home KRIMINAL

Bekasi dan Depok Masuk Daftar Tertinggi Kasus Kekerasan Anak di Jabar

redaksi Oleh redaksi
Sabtu, 11 Februari, 2023 | 22:25
Bekasi dan Depok Masuk Daftar Tertinggi Kasus Kekerasan Anak di Jabar

Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jawa Barat dalam 3 tahun terakhir mengalami lonjakan. Sejumlah wilayah di Jabar turut menyumbang tingginya kasus tersebut mulai dari Bekasi hingga Depok.
Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni-PPA), Sabtu (11/2/2023), untuk Kabupaten Bekasi, kasus pada 2022 tercatat mencapai 176 kasus. Catatan ini sekaligus menempatkan Kabupaten Bekasi di urutan kedua terkait angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan se-Jawa Barat.
Jika dibandingkan pada 2021, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan ini jumlahnya lebih besar dengan 203 kasus. Kasus ini pun mengalami lonjakan signifikan, karena pada 2020 kasus di Kabupaten Bekasi tersebut tercatat hanya mencapai 7 kasus.
Kemudian di Kota Bekasi, pada 2022, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan tercatat hanya ada 7 kasus. Ini sekaligus membuat Kota Bekasi berada di urutan ke-24 dibanding wilayah lain di Jawa Barat.
Tapi dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu pada 2021, angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Bekasi mencapai 97 kasus. Begitu juga di tahun 2020, angkanya tercatat lebih besar dengan 149 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.
Terakhir yaitu Kota Depok. Pada 2022, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di sana tercatat mencapai 150 kasus. Kota Depok pun berada di urutan kelima wilayah paling tinggi dengan catatan kasus ini dibandingkan daerah lain di Jawa Barat.
Di Kota Depok pun kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan terbilang belum turun secara signifikan. Pada 2021 kasus ini tercatat mencapai 141 kasus dan pada 2020 dengan 74 kasus.
Kepala UPTD PPA Jawa Barat Anjar Yusdinar mengatakan, tingginya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jabar seperti gunung es. Itu terjadi karena saat ini, masih banyak warga yang berani melapor supaya kasus tersebut bisa ditindaklanjuti.
“Jadi itu kami mempunyai tugas untuk memecah fenomena gunung es. Sehingga kasus yang terlaporkannya sedikit, tapi di bawahnya masih banyak yang belum terlaporkan,” kata Anjar, Kamis (9/2).
Namun saat ini Anjar mengungkap, banyak orang yang mulai berani melaporkan kasus kekerasan anak dan perempuan. Sehingga, angka kasus tersebut di Jabar kini mengalami peningkatan akibat mulai beraninya warga untuk melapor dan menindaklanjuti kasus itu.
“Justru kami melihat kalau semakin banyak kasus, itu masyarakat sudah semakin berani melaporkan. Karena angka yang laporannya masuk ke kami segitu. Dan itu kami perkirakan masih banyak kasus-kasus kekerasan yang belum terlaporkan,” ujar Anjar.
Pada tahun 2023 saja, UPTD PPA Jawa Barat menerima sekitar pengaduan 37 pengaduan kasus kekerasan anak dan perempuan. Ia pun mengimbau warga untuk lebih berani melapor supaya kasus tersebut bisa ditangani secara lebih lanjut.
Anjar pun menyatakan, tingginya kasus kekerasan ini dipengaruhi banyak faktor. Namun ia tak menampik, kasus yang muncul ini beberapa di antaranya akibat cara mengurus orang tua yang masih keras dalam mendidik anak-anaknya.
“Setiap kasus itu berbeda-beda penyebabnya. kalau saya sih belum mendapatkan hasil penelitian yang ilmiah dari penyebab kasus kekerasan itu terjadi. Namun kebanyakannya, itu dari faktor pengasuhannya orang tua. Jadi itu dalihnya bisa saja karena cara mendidiknya begitu padahal kan itu bukan cara yg baik dalam mendidik anak itu,” tutur Anjar.

Berita Terkait

Polres Cimahi Tangkap Pembunuh Sadis, Korban di Habisi Pakai Palu dan Pisau
CIMAHI

Polres Cimahi Tangkap Pembunuh Sadis, Korban di Habisi Pakai Palu dan Pisau

Oleh redaksi
Kamis, 3 April, 2025 | 18:18
0
15

Seputar Jabar | Satreskrim Polres Cimahi menangkap SF (40) warga Kota Depok yang melakukan pembunuhan sadis di Kota Cimahi. SF...

Pelaku Penusukan Juru Parkir di Cimaung Kabupaten Bandung Diburu
KRIMINAL

Pelaku Penusukan Juru Parkir di Cimaung Kabupaten Bandung Diburu

Oleh redaksi
Senin, 17 Maret, 2025 | 18:36
0
11

Seputar Jabar | Seorang juru parkir, Rizal Setiawan, 24, meninggal diduga akibat ditusuk dan dianiaya oleh sejumlah orang di sebuah...

Polisi Ungkap Fakta Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Citanduy Kota Banjar
KRIMINAL

Polisi Ungkap Fakta Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Citanduy Kota Banjar

Oleh redaksi
Selasa, 7 Januari, 2025 | 08:47
0
2

Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap mayat pria tanpa identitas yang ditemukan mengambang di Sungai Citanduy, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin...

Viral Seorang Pria Penjual Es Doger di Bacok Gara-garanya Tak Diberi Es Gratis

Viral Seorang Pria Penjual Es Doger di Bacok Gara-garanya Tak Diberi Es Gratis

Jumat, 29 November, 2024 | 22:54
2
Berkedok Debt Collector, Motor Pria Ini Dirampas di Bandung Lalu Dijual di Facebook

Berkedok Debt Collector, Motor Pria Ini Dirampas di Bandung Lalu Dijual di Facebook

Sabtu, 16 November, 2024 | 14:13
6
Amukan Warga Cianjur Usai Pegawai BUMN Lecehkan Siswi SMP di Mobil

Amukan Warga Cianjur Usai Pegawai BUMN Lecehkan Siswi SMP di Mobil

Minggu, 10 November, 2024 | 11:28
9
6 Bobotoh yang Keroyok Steward Setelah Laga Persib-Persija Jadi Tersangka, Ada yang Mahasiswa

6 Bobotoh yang Keroyok Steward Setelah Laga Persib-Persija Jadi Tersangka, Ada yang Mahasiswa

Kamis, 26 September, 2024 | 21:30
3
Bayi yang Ditemukan di Ember Cat di Panyileukan Bandung Ternyata Dibunuh Orangtua Angkat

Bayi yang Ditemukan di Ember Cat di Panyileukan Bandung Ternyata Dibunuh Orangtua Angkat

Senin, 9 September, 2024 | 16:09
9

Seputar Jabar menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, dan relevan seputar Jawa Barat.

MENU

Nasional
Jabar
Hukum
Olahraga
Pendidikan
Peristiwa
Politik
Teknologi

INFORMASI

Tentang Kami
Redaksi
Kontak Kami
Pedoman Media Siber

KATEGORI POPULER
Bandung
Bekasi
Bogor
Cirebon
Depok
Sukabumi
Tasikmalaya
Karawang
Garut
Subang
KORAN DIGITAL Baca Seputar Jabar edisi terbaru hari ini
BACA EDISI HARI INI →
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.