• Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home SUMEDANG

Sebelum Yayasan Abadi Bina Mentari Pindah, Kades Sukaratu Sumedang Sebut Banyak Warga yang Terganggu

redaksi Oleh redaksi
Jumat, 14 April, 2023 | 18:56
Sebelum Yayasan Abadi Bina Mentari Pindah, Kades Sukaratu Sumedang Sebut Banyak Warga yang Terganggu
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG – Selain tak mengantongi izin dari lingkungan tempat Yayasan Abadi Bina Mentari beroperasi di Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, aktivitas yayasan tersebut juga mengganggu ketentraman warga.

Yayasan Abadi Bina Mentari bergerak di bidang pengobatan mental.

Pasiennya sebanyak 70 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Yayasan tersebut mengontrak dua unit rumah.

Satu rumah dipergunakan untuk kantor pengurus panti, satu lagi digunakan untuk menampung pasien.

Lokasi kedua rumah itu berada di pemukiman padat di jalan utama Desa Sukaratu.

Kades Sukaratu, Sahya Suharya Putra mengatakan banyak warga mengeluh merasa terganggu sebab banyak ODGJ yang berkeliaran di kampung.

“Kadang kala ODGJ itu berteriak-teriak. Warga inginnya kalau tempat demikian ya di tempat khusus, bukan di tengah perkampungan,” kata Suharya.

Nama Yayasan Abadi Bina Mentari santer setelah ada pasiennya bernama Riki Nugraha (35) meninggal dunia di kawasan Jembatan Dano, Kecamatan Sumedang Utara pada Senin (3/4/2023), dini hari.

Lima hari sebelumnya, tanggal 28 Maret 2023, saksi mata di sekitar Dano melihat mobil Grand Max dengan stiker bertuliskan ODGJ menurunkan pria asal Puskopad, Desa Gunung Manik, Kecamatan Tanjungsari itu.

Polisi melakukan penyelidikan, terlebih, ketita pengurus yayasan mengaku bahwa Riki Nugraha kabur, yayasan tidak melapor ke keluarga Riki.

“Masyarakat tidak nyaman ODGJ ditampung sini, saya tanyakan kepada RT, katanya tidak pernah keluar izin dari lingkungan,” kata Sahya.

Pada Selasa (10/4/2023), yayasan tersebut pindah. Pengurus dan pasiennya pindah ke Yayasan Suber Barokah yang berlokasi di Kecamatan Rancakalong.

redaksi

redaksi

Recommended.

Peduli Lembaga Penyiaran, Bupati Indramayu Peroleh Penghargaan Dari KPID Jawa Barat

Peduli Lembaga Penyiaran, Bupati Indramayu Peroleh Penghargaan Dari KPID Jawa Barat

Jumat, 13 September, 2024 | 20:31

Indian government feels cyber attacks heat with over 700 websites hacked in four years

Rabu, 8 Januari, 2025 | 02:57

Trending.

Keamanan dan Ketertiban Acuan Peningkatan Ekonomi

Keamanan dan Ketertiban Acuan Peningkatan Ekonomi

Kamis, 22 Desember, 2022 | 23:01
H. Asep Syamsudin S.Ag. Gelar Sosialisai Pengawasan Penyelengaran Pemerintahan Tahun Angggaran 2026

H. Asep Syamsudin S.Ag. Gelar Sosialisai Pengawasan Penyelengaran Pemerintahan Tahun Angggaran 2026

Selasa, 31 Maret, 2026 | 18:26
Darurat Literasi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persis Ciamis-Banjar Membuat Sayembara Untuk Meningkatkan Literasi Di Jawa Barat Bersama Ketua PW IPP Jabar Baru

Darurat Literasi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persis Ciamis-Banjar Membuat Sayembara Untuk Meningkatkan Literasi Di Jawa Barat Bersama Ketua PW IPP Jabar Baru

Senin, 14 April, 2025 | 23:18
Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru

Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru

Minggu, 12 April, 2026 | 15:03
Angka Kasus DBD di Cimahi pada 2024 Terus Menurun, Tapi Masyarakat Harus Tetap Waspada

Angka Kasus DBD di Cimahi pada 2024 Terus Menurun, Tapi Masyarakat Harus Tetap Waspada

Sabtu, 20 Juli, 2024 | 12:04
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

Go to mobile version