Jumat 30 Oktober 2026
  • BACA KORAN DIGITAL
  • DAFTARKAN UMKM ANDA
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Hubungi Kami
  • KORAN DIGITAL
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Privacy Policy
  • REDAKSI
    • #4796 (tanpa judul)
  • Tentang Kami
  • UMKM JABAR
Pasang Iklan Seputar Jabar
▤ AKSES DIGITAL KORAN DIGITAL →
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
NASIONAL INFO JABAR HUKUM OLAHRAGA PENDIDIKAN PERISTIWA POLITIK TEKNOLOGI
Media Seputar Jabar
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Edi Tardiana Minta Harga Kios/Los Pasar Pangalengan Tidak Memberatkan Pedagang

redaksi Oleh redaksi
Jumat, 22 Juli, 2022 | 19:35
Edi Tardiana Minta Harga Kios/Los Pasar Pangalengan Tidak Memberatkan Pedagang

KAB. BANDUNG, SEPUTAR JABAR  | Menyikapi keluhan pedagang Pasar Wisata Pangalengan, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Edi Tardiana, menilai, telah terjadi miskomunikasi antara pedagang dan pihak pengelola pembangunan pasar.

Menurut Edi Tardiana, pembangunan Pasar Wisata Pangalengan itu dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) karena merupakan pasar desa, bukan aset Pemerintah Kabupaten Bandung. Namun ada beberapa persoalan yang dikeluhkan para pedagang sehingga mereka melakukan mediasi dengan Komisi B untuk mencari solusinya.

“Kita bersama melakukan mediasi untuk mencari solusinya. Dan pada pada intinya, pembangunan Pasar Wisata Pangalengan ini, tadi sudah disepakati bisa diselesaikan pada 31 Oktober 2022 nanti,” kata politisi dari Fraksi PAN ini usai audiensi antara para pedagang yang diwakili Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Jawa Barat dengan Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, di Soreang, Kamis (21/7/2022).

Baca Juga: HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin: UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat

Edi mengatakan, diperoleh informasi Pasar Wisata Pangalengan ini awalnya akan dibangun kios/los sebanyak 1027 unit, namun dikembangkan menjadi 1096 kios. “Hal ini akan mengakibatkan ruang kios rada menyusut, nah jadi perlu juga disosialisasikan,” katanya.

Mengenai pedagang keberatan dengan masalah harga, Edi mengatakan, harus ada penyesuaian, jangan terlalu mahal agar tidak memberatkan masyarakat pedagang.

“Diusahakan harga bisa terjangkau pedagang, agar bisa berjualan kembali. Saat ini diperoleh keterangan, harga kios untuk pedagang eksisting yang berjumlah 484 orang seharga Rp10 juta sampai Rp11 juta,” ujarnya.

Sedangkan untuk pedagang non eksisting yang mencapai 427 orang pedagang Dengdek (Pasar Tumpah) dikenakan harga kios sebesar Rp20 juta sampai Rp22 juta. Untuk lapak permanen ada 51 pedagang.

Baca Juga: Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar

“Perbedaan harga kios itu jelas bisa memberatkan pedagang, untuk itu diharapkan jangan terlalu mahal agar tidak memberatkan para pedagang,” ucapnya.

Edi meminta, agar pembangunan pasar wisata tersebut bisa memberikan dampak positif dan harus pro masyarakat, dengan memprioritaskan penduduk sekitarnya untuk diberdayakan dalam rangka peningkatan perekonomiannya.

Edi juga.berharap, antara pedagang, pengembang, dan pengelola bisa terjalin komunikasi yang harmonis. Tujuannya untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman. Namun yang harus diperhatikan oleh semua pihak, nasib pedagang untuk kedepannya. Apalagi para pedagang merupakan pribumi di daerah tersebut.

Menutut Edi, apa yang disampaikan Ketua LAKRI, Amar Suhendar, yang berkeinginan memediasi masyarakat pedagang dengan melakukan audensi langsung ke Komisi B, merupakan tindakan yang bagus. Dengan demikian semua bisa tahu permasalahan yang terjadi.
Dia berharap, pemangunan pasar wissta ini bisa membantu perekonomian masyarakat dan meningkatkan potensi daerah yang berkaitan dengan PAD Desa, karena pengelolaannya oleh Bumdes. ***

Baca Juga: Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik

Berita Terkait

HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin:  UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat
EKONOMI

HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin: UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat

Oleh redaksi
Minggu, 27 Oktober, 2024 | 16:23
0
6

KOTA BANDUNG - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi di Jawa Barat. Menurut Open Data Jabar...

Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar
EKONOMI

Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar

Oleh redaksi
Rabu, 18 September, 2024 | 12:32
0
19

SEPUTARJABAR.CO.ID / KOTA BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Perwakilan Bank Indonesia Jabar terus berupaya meningkatkan iklim investasi...

Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik
EKONOMI

Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik

Oleh redaksi
Selasa, 27 Agustus, 2024 | 17:24
0
7

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Selasa merosot dipengaruhi rilis data penjualan barang tahan lama Amerika...

Jabar Upayakan Iklim Kondusif bagi Investor

Jabar Upayakan Iklim Kondusif bagi Investor

Selasa, 30 Januari, 2024 | 21:44
14
Lelang Eksekusi Bank bjb Kolaborasi dengan DJKN Kemenkeu

Lelang Eksekusi Bank bjb Kolaborasi dengan DJKN Kemenkeu

Rabu, 22 November, 2023 | 07:11
14
Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Literasi Ekonomi Syariah di Jabar Harus Lebih Cepat

Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Literasi Ekonomi Syariah di Jabar Harus Lebih Cepat

Jumat, 11 Agustus, 2023 | 11:55
10
‘Makan’ Duit BUMDes Rp 1,3 M, Nasib Kades Cianjur Berujung Bui

‘Makan’ Duit BUMDes Rp 1,3 M, Nasib Kades Cianjur Berujung Bui

Kamis, 11 Mei, 2023 | 17:42
2
Warga Cimahi Rela Antre 2 Jam demi Dapat Beras Murah Rp 8.500/Kg, di Pasar Masih Rp 12 Ribu/Kg

Warga Cimahi Rela Antre 2 Jam demi Dapat Beras Murah Rp 8.500/Kg, di Pasar Masih Rp 12 Ribu/Kg

Senin, 27 Februari, 2023 | 22:57
9

Seputar Jabar menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, dan relevan seputar Jawa Barat.

MENU

Nasional
Jabar
Hukum
Olahraga
Pendidikan
Peristiwa
Politik
Teknologi

INFORMASI

Tentang Kami
Redaksi
Kontak Kami
Pedoman Media Siber

KATEGORI POPULER
Bandung
Bekasi
Bogor
Cirebon
Depok
Sukabumi
Tasikmalaya
Karawang
Garut
Subang
KORAN DIGITAL Baca Seputar Jabar edisi terbaru hari ini
BACA EDISI HARI INI →
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.