• Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home BANDUNG

Kendalikan DBD Pemda Kota Bandung Bentuk Tim Teknis Penanggulangan Demam Berdarah

redaksi Oleh redaksi
Jumat, 22 Maret, 2024 | 10:25
Kendalikan DBD Pemda Kota Bandung Bentuk Tim Teknis Penanggulangan Demam Berdarah
Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BANDUNG – Pemda Kota Bandung membentuk tim teknis untuk implementasi implementasi penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) dengan metode Wolbachia

Langkah proaktif Dinas Kesehatan Kota Bandung ini dalam rangka mengatasi tantangan kesehatan masyarakat yang serius.

Hal ini juga sebagai komitmen Pemda Kota Bandung dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan seluruh warga Kota Bandung.

Pembentukan tim tertua dalam Surat Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 440/Kep.066- Dinkes/2024 Tentang Pembentukan Tim Teknis Penyelenggaraan Implementasi Penanggulangan Demam Berdarah Dengan Metode Wolbachia di Kota Bandung dan tingginya kasus DBD di Kota Bandung.

Tim teknis ini diharapkan dapat bekerja secara efektif dan kolaboratif untuk mengatasi permasalahan DBD di Kota Bandung dengan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Gufron menjelaskan, setiap tahun kasus DBD di Kota Bandung cukup tinggi dan harus segera ditanggulangi.

“Tiap tahun Kota Bandung terindikasi tinggi kasus DBD, dan kita petakan kecamatan ujungberung itu yang paling banyak,” ujar Asep pada sela-sela rapat tim di Balai Kota Bandung (20/3/2024).

Oleh karena itu, Asep menyambut positif saat Kementerian Kesehatan memilih Kota Bandung sebagai salah satu dari lima kota untuk penyelenggaraan Implementasi Program Wolbachia. Program sebelumnya ini telah berhasil di Yogyakarta.

“Kita tidak bisa membayangkan percobaan. Ini sudah berhasil dilakukan di Yogyakarta. Program ini harus berjalan di Kota Bandung,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian memaparkan, Wolbachia bukanlah rekayasa genetik melainkan bakteri alami yang memang ada pada serangga.

“Wolbachia adalah bakteri alami yang ada pada 60 persen serangga seperti Lalat Buah, kupu-kupu, ngengat dan lainnya. Namun pada nyamuk belum ada, sehingga diperlukan metode ini,” jelasnya.

Anhar juga mempertegas hasil penelitian yang menyatakan, bakteri Wolbachia tidak akan bisa hidup pada tubuh manusia atau mahluk hidup selain serangga.

“Wolbachia tidak dapat bertahan di luar tubuh serangga, tidak dapat berpindah ke tubuh manusia ataupun hewan ternak sehingga tidak berbahaya,” ucapnya.

redaksi

redaksi

Recommended.

2 Warga Bandung Termasuk dari 9 Korban Keganasan Wowon cs, Mereka Istri dan Mertua Wowon

2 Warga Bandung Termasuk dari 9 Korban Keganasan Wowon cs, Mereka Istri dan Mertua Wowon

Jumat, 20 Januari, 2023 | 21:16
VIRAL 2 Pria Mabuk Marah-marah di Kantor Desa Raharja Sumedang, Sempat Tinju Staf, Polisi

VIRAL 2 Pria Mabuk Marah-marah di Kantor Desa Raharja Sumedang, Sempat Tinju Staf, Polisi

Kamis, 1 September, 2022 | 16:09

Trending.

Musrenbang Desa Rancasalak Fokuskan Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Musrenbang Desa Rancasalak Fokuskan Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 23 Januari, 2026 | 12:33
Rapat Perdana Pembentukan Pembaharuan Kepengurusan Baru di Media Cetak dan Online Koran Seputar Jabar

Rapat Perdana Pembentukan Pembaharuan Kepengurusan Baru di Media Cetak dan Online Koran Seputar Jabar

Rabu, 14 Januari, 2026 | 21:23
Pengumuman Telah Hilang STNK di TSM Gatsu Kota Bandung A/N Yulli Aprilliati 

Pengumuman Telah Hilang STNK di TSM Gatsu Kota Bandung A/N Yulli Aprilliati 

Sabtu, 17 Januari, 2026 | 20:46
Ratusan Warga Rohingya di Pekanbaru Demo, Tuntut Biaya Hidup Yang Layak

Ratusan Warga Rohingya di Pekanbaru Demo, Tuntut Biaya Hidup Yang Layak

Selasa, 20 Januari, 2026 | 22:00
(Masjid Raya Bandung yang terletak di Alun-alun Kota Bandung).

Dikelola Ahli Waris, Pemprov Jabar Tak Lagi Biayai Operasional Masjid Raya Bandung

Jumat, 9 Januari, 2026 | 01:07
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

Go to mobile version