• Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home BANDUNG

Petugas Rutan Bandung Gagalkan Penyelundupan Obat Terlarang untuk Warga Binaan, Libatkan Istri Napi

redaksi Oleh redaksi
Rabu, 26 Juni, 2024 | 23:19
Petugas Rutan Bandung Gagalkan Penyelundupan Obat Terlarang untuk Warga Binaan, Libatkan Istri Napi
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG- Pengunjung Rutan Bandung kedapatan membawa obat terlarang, diduga hendak diselundupkan untuk warga binaan. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (25/6/2024) setelah digagalkan petugas.

PLH Kepala Rutan Kelas I Bandung, Trian Pratikta, membenarkan adanya peristiwa upaya penyelundupan narkoba ke dalam Rutan Bandung.

“Peristiwa ini terjadi pada tanggal 25 Juni 2024, ironisnya upaya penyelundupan dilakukan oleh istri narapidana dengan modus menyembunyikan barang tersebut dalam kemaluannya untuk mengelabui petugas Rutan Bandung, ” kata PLH Kepala Rutan Kelas I Bandung Trian Pratikta.

Pengungkapan itu sendiri melibatkan petugas perempuan Rutan Bandung yang memeriksa tubuh, pakaian dan barang bawaan setiap pengunjung yang besuk.

“Digagalkannya penyelundupan narkoba ke Rutan Bandung, berkat kejelian petugas Rutan Bandung Bernama Novi Sukmaningrat dalam memeriksa badan pengunjung berinisial MM yang akan mengunjungi suaminya di dalam rutan,” kata dia.

Adapun suami dari perempuan ini berinisial OA, yang menjalani proses hukuman karena kasus narkotika.

Trian menceritakan, untuk kronologi penemuan ekstasi bermula saat Petugas Novi melakukan penggeledahan badan, dan mencurigai adanya keanehan pada area kemaluan pengunjung MM tersebut.

“Benar saja, saat digeledah ditemukan satu bungkus alat kontrasepsi kondom yang dicurigai berisi barang terlarang. Selanjutnya pengunjung dan barang yang dicurigai tersebut diamankan, dan benar saja saat dibuka bungkus alat kontrasepsi tersebut didapati obat-obatan terlarang berupa 19 butir Calmlet dan 62 butir Tramadol,” ucap dia.

Dia menegaskan pengungkapan kasus ini jadi bukti komitmen petugas lapas dan rutan untuk memerangi narkoba.

“Sebagai wujud sinergitas dengan APH terkait, temuan barang terlarang tersebut selanjutnya telah dilaporkan dan diserah terimakan kepada jajaran Satnarkoba Polrestabes Bandung guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

redaksi

redaksi

Recommended.

Keamanan dan Ketertiban Acuan Peningkatan Ekonomi

Keamanan dan Ketertiban Acuan Peningkatan Ekonomi

Kamis, 22 Desember, 2022 | 23:01
Pengumuman Seleksi Calon Direksi PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) Tahun 2022

Pengumuman Seleksi Calon Direksi PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) Tahun 2022

Sabtu, 3 Desember, 2022 | 19:46

Trending.

Pemdes Sentul Tuntaskan Berbagai Program di Tahun 2025

Pemdes Sentul Tuntaskan Berbagai Program di Tahun 2025

Selasa, 6 Januari, 2026 | 17:26
Polemik Jalan Desa di Cisewu Garut, Kritik Warga Berlanjut ke Ranah Hukum

Polemik Jalan Desa di Cisewu Garut, Kritik Warga Berlanjut ke Ranah Hukum

Selasa, 6 Januari, 2026 | 09:45
Bupati Cecep Nurul Yakin Rotasi Pejabat Setda Kabupaten Tasikmlaya

Bupati Cecep Nurul Yakin Rotasi Pejabat Setda Kabupaten Tasikmlaya

Selasa, 6 Januari, 2026 | 19:36
Pemkab Bogor Kembali Gulirkan Relaksasi Pajak 2026, Tingkatkan Kepatuhan Bayar Pajak

Pemkab Bogor Kembali Gulirkan Relaksasi Pajak 2026, Tingkatkan Kepatuhan Bayar Pajak

Senin, 5 Januari, 2026 | 09:37
Musrenbang Desa Rancasalak Fokuskan Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Musrenbang Desa Rancasalak Fokuskan Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 23 Januari, 2026 | 12:33
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

Go to mobile version