• Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Bapenda Kabupaten Bandung Luncurkan Program Inovatif “Gerebeg Pajak”

redaksi Oleh redaksi
Sabtu, 1 Maret, 2025 | 16:30
Bapenda Kabupaten Bandung Luncurkan Program Inovatif “Gerebeg Pajak”
Share on FacebookShare on Twitter

KABUPATEN BANDUNG (SJB),- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, Akhmad Johara, mengungkapkan bahwa masih banyak pemilik restoran di Kabupaten Bandung yang menunggak pajak. Meskipun tidak merinci jumlahnya, ia menyebutkan bahwa restoran yang menunggak pajak berjumlah puluhan. “Rata-rata itu Hotel dan Restoran, jumlahnya ada puluhan, statusnya masih menunggak pajak, kalau alasannya berbagai macam lah,” ujarnya saat ditemui usai inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu rumah makan di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Dukung program Bupati Bandung targetkan raihan PAD 2 Triliun tahun 2025, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung resmi meluncurkan program inovatif “Gerebeg Pajak” di Soreang, Kamis.

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara mengatakan, program ini merupakan salah satu ikhtiar untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) terutama dari sektor pajak. “Program Gerebeg Pajak ini diluncurkan sebagai upaya serius dalam mengejar target PAD Kabupaten Bandung tahun ini yang mencapai Rp 2 triliun,” tandasnya.

Menurutnya, langkah ini diambil sesuai arahan Bupati Bandung Dadang Supriatna menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menunjukkan potensi pendapatan daerah yang belum tergali atau lost potensi mencapai Rp.200 miliar. Bupati Bandung dalam arahannya, kata Akhmad Djohara, menekankan pentingnya memaksimalkan potensi tersebut untuk mencapai target PAD yang dicanangkan Bupati Bandung sebesar Rp 2 triliun.

Program “Gerebeg Pajak” diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi lost potensi pendapatan tersebut terutama akan menyasar hotel, restoran, kafe hingga rumah makan. “Melalui program ini kami banyak turun ke lapangan. Kami banyak silaturahmi dan berkoordinasi agar terjadi komunikasi dua arah. Termasuk kita tampung keluhan dan persoalan dari wajib pajak,” ungkapnya.

Program ini sendiri akan fokus pada penagihan pajak yang tertunggak dan optimalisasi potensi pajak yang belum termanfaatkan secara maksimal. Terlebih, masih terdapat puluhan restoran dan hotel yang masih menunggak pajak.

Bapenda Kabupaten Bandung, akan melakukan berbagai upaya, mulai dari sosialisasi, edukasi kepada wajib pajak, penyisiran wajib pajak hingga tindakan tegas bagi wajib pajak yang terbukti melakukan pelanggaran. “Sudah ada beberapa wajib pajak yang kena peringatan dan kena penyegelan. Jangan sampai kedepan terjadi lagi, semua harus sadar pajak, karena pajak ini untuk pembangunan,” ungkap Akhmad Djohara.

Guna memudahkan para wajib pajak dalam pembayaran pajak, Bapenda Kabupaten Bandung akan mengembangkan sebuah aplikasi khusus untuk membayar pajak. Pria yang akrab disapa Kang Adjo ini berharap program “Gerebeg Pajak” tidak hanya mampu mendongkrak target PAD yang telah ditetapkan, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Bandung. “Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Pak Bupati Dadang Supriatna ingin mendongkrak pembangunan di berbagai bidang. Ini harus ditunjang dengan peningkatan pendapatan daerah, makanya kami semua bergerak,” jelas Kang Adjo. Red

redaksi

redaksi

Recommended.

Pemkot Bandung Wujudkan Suasana Kondusif Jelang Pesta Demokrasi 2024 Lewat Kemah Parpol

Pemkot Bandung Wujudkan Suasana Kondusif Jelang Pesta Demokrasi 2024 Lewat Kemah Parpol

Jumat, 4 Agustus, 2023 | 07:38
Dedi Mulyadi Lepas Pengiriman ke Sumatera Lewat KRI Semarang, Angkut Bantuan Jabar

Dedi Mulyadi Lepas Pengiriman ke Sumatera Lewat KRI Semarang, Angkut Bantuan Jabar

Minggu, 7 Desember, 2025 | 22:17

Trending.

Keamanan dan Ketertiban Acuan Peningkatan Ekonomi

Keamanan dan Ketertiban Acuan Peningkatan Ekonomi

Kamis, 22 Desember, 2022 | 23:01
H. Asep Syamsudin S.Ag. Gelar Sosialisai Pengawasan Penyelengaran Pemerintahan Tahun Angggaran 2026

H. Asep Syamsudin S.Ag. Gelar Sosialisai Pengawasan Penyelengaran Pemerintahan Tahun Angggaran 2026

Selasa, 31 Maret, 2026 | 18:26
Darurat Literasi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persis Ciamis-Banjar Membuat Sayembara Untuk Meningkatkan Literasi Di Jawa Barat Bersama Ketua PW IPP Jabar Baru

Darurat Literasi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persis Ciamis-Banjar Membuat Sayembara Untuk Meningkatkan Literasi Di Jawa Barat Bersama Ketua PW IPP Jabar Baru

Senin, 14 April, 2025 | 23:18
Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru

Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru

Minggu, 12 April, 2026 | 15:03
Angka Kasus DBD di Cimahi pada 2024 Terus Menurun, Tapi Masyarakat Harus Tetap Waspada

Angka Kasus DBD di Cimahi pada 2024 Terus Menurun, Tapi Masyarakat Harus Tetap Waspada

Sabtu, 20 Juli, 2024 | 12:04
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

Go to mobile version