Garut – Seputar Jabar | SDN 2 Talagajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merealisasikan bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
Bantuan tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sebesar Rp763.048.140 (tujuh ratus enam puluh tiga juta empat puluh delapan ribu seratus empat puluh rupiah).
Pelaksanaan pembangunan dijadwalkan selama 147 hari kalender, terhitung mulai 29 Agustus 2026 hingga 16 Januari 2027. Anggaran tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi lima ruang kelas serta pembangunan dan penataan sarana pendukung di lingkungan SDN 2 Talagajaya.

Saat ditemui dan diwawancarai awak media Seputar Jabar, Selasa (22/9/2026), Kepala SDN 2 Talagajaya, Dedah Hendarsyah, T.S.Pd., menjelaskan bahwa kondisi beberapa ruang kelas sebelumnya sudah kurang memadai untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Menurut Dedah, kondisi bangunan sekolah cukup memprihatinkan. Beberapa tahun lalu, bangunan sekolah turut terdampak gempa bumi sehingga terdapat bagian tembok yang mengalami keretakan. Kondisi tanah di wilayah sekolah juga relatif labil.
Selain itu, ketika musim hujan tiba, beberapa bagian ruang kelas mengalami kebocoran. Kondisi tersebut membuat sejumlah ruang kelas untuk sementara tidak difungsikan dalam kegiatan belajar mengajar.
“Alhamdulillah, sekarang program pemerintah melalui satuan pendidikan ini sudah mulai kami realisasikan. Meskipun pembangunan baru beberapa persen, pelaksanaannya dilakukan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sesuai dengan program pemerintah yang telah ditetapkan,” ujar Dedah.
Ia berharap pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tersebut dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di SDN 2 Talagajaya, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.
“Dengan adanya program revitalisasi ini, diharapkan sarana dan prasarana SDN 2 Talagajaya semakin memadai, sehingga dapat menunjang proses kegiatan belajar mengajar serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik,” tuturnya.
Dedah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun Pemerintah Kabupaten Garut yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di SDN 2 Talagajaya.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah, baik pusat, provinsi maupun pemerintah daerah yang telah membantu pembangunan SDN 2 Talagajaya demi masa depan anak didik kami, khususnya siswa-siswi yang berada di wilayah Desa Talagajaya,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN 2 Talagajaya yang terlibat dalam pelaksanaan program revitalisasi tersebut.
Dengan rehabilitasi lima ruang kelas serta pembangunan dan penataan sarana pendukung lainnya, pihak sekolah berharap lingkungan pendidikan di SDN 2 Talagajaya menjadi semakin layak, aman, dan nyaman.
“Semoga pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi para siswa,” pungkas Dedah.
Koresponden: Arief Fahrian









