Garut, Seputar Jabar – SMK/SMP Kamal Persada Cilawu yang berlokasi di Kampung Nangorak, Desa Sukahati, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merealisasikan bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sebesar Rp866.434.000 atau delapan ratus enam puluh enam juta empat ratus tiga puluh empat ribu rupiah.
Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 98 hari kalender. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah kegiatan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, di antaranya revitalisasi dua ruang kelas, ruang administrasi, serta pembangunan toilet baru.

Saat ditemui dan diwawancarai awak media Seputar Jabar di ruang kerjanya, Kamis (1/10/2026), Ketua Yayasan Kamal Persada Cilawu sekaligus Penanggung Jawab Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Nu’man Itsar, menjelaskan bahwa lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan terdiri dari tiga satuan pendidikan.
“Di sini terdapat tiga lembaga, yaitu SMK, SMP dan Pondok Pesantren Al Qautsar,” ujar Nu’man Itsar.
Ia menjelaskan, SMK Kamal Persada dipimpin oleh Ani Sumarni, S.Pd. selaku kepala sekolah, sedangkan SMP Kamal Persada dipimpin oleh Dewi Elsa. Sementara itu, Pondok Pesantren Al Qautsar berada di bawah pimpinan Nu’man Itsar.
Menurutnya, jumlah peserta didik yang saat ini menempuh pendidikan di SMK dan SMP Kamal Persada Cilawu mencapai sekitar 250 siswa dan siswi. Sedangkan jumlah santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Qautsar sebanyak 65 orang.
Nu’man mengatakan, keberadaan SMK, SMP dan Pondok Pesantren Al Qautsar di bawah naungan Yayasan Kamal Persada Cilawu diharapkan dapat terus berkembang secara beriringan. Tidak hanya dalam bidang pendidikan formal, tetapi juga dalam pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, pendidikan dan keagamaan merupakan dua hal yang tidak terpisahkan dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan sekaligus akhlak yang baik.
Dengan semakin memadainya sarana dan prasarana melalui program revitalisasi tersebut, pihak yayasan berharap kegiatan belajar mengajar maupun pembinaan keagamaan di lingkungan pesantren dapat berlangsung lebih optimal.

“Kami berharap bantuan revitalisasi ini tidak hanya memberikan manfaat untuk pendidikan formal, tetapi juga mendukung kegiatan keagamaan. Harapan ke depan, kami ingin pendidikan dan pembinaan keagamaan dapat terus berjalan beriringan, sehingga para siswa dan santri tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik,” tutur Nu’man Itsar.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian serta dukungan yang diberikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah, baik pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah daerah. Mudah-mudahan bantuan revitalisasi ini memberikan manfaat yang besar demi kemajuan pendidikan dan keagamaan di Yayasan Kamal Persada Cilawu,” pungkasnya.
Koresponden: Arief Fahrian









