• Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
No Result
View All Result
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home KAB.BANDUNG

Parah Senior Ponpes Tahfidz Tanbihul Ghofilin Cibinong Tega Aniaya Adik Asuhnya

redaksi Oleh redaksi
Selasa, 6 Juni, 2023 | 19:38
Parah Senior Ponpes Tahfidz Tanbihul Ghofilin Cibinong Tega Aniaya Adik Asuhnya
Share on FacebookShare on Twitter

KAB.BANDUNG – Seorang santri laki-laki berinisial KVD diduga menjadi korban kekerasan oleh seniornya di area pondok pesantren (ponpes) Tahfidz Tanbihul Ghofilin Cibinong yang berada di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Keluarga korban, Rizky Dewantara menjelaskan, kekerasan itu terjadi saat ada event olahraga di area ponpes beberapa waktu lalu.

“Kejadiannya hari Minggu, kata adik saya awalnya pelaku naik motor dan ada candaan lah, cuma si pelaku engga tau kenapa tiba-tiba ngambil besi kemudian disabetkan beberapa kali ke ade saya,” kata Rizky Dewantara kepada media, Selasa (6/6).

Dengan adanya peristiwa itu, Rizky Dewantara mengaku tidak terima adiknya yang masih duduk dibangku kelas dua SMP menjadi korban kekerasan.

Dewantara menambahkan, terduga pelaku merupakan seorang seniornya di pesantren, hal itu pula yang membuatnya merasa heran.

“Yang saya pertanyaan kenapa alumni pada saat ada kegiatan di dalam pesantren kok bisa masuk. Kemudian yang dilakukan oleh pihak pesantren saat ini apa, saya belum tau,” paparnya.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, adiknya mengalami luka pada bagian punggung dan tangan nya.

Lebih lanjut, Rizky akan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Ia pun berharap permasalahan yang menimpa adik dan keluarganya dapat perhatian dari pihak kepolisian maupun pemerintah.

Sebab, pondok pesantren merupakan tempat untuk menuntut ilmu, bukan ajang menjadi jagoan.

“Saya berharap ada tindakan tegas dari kepolisian atau unsur pemerintah Kabupaten Bogor. Saya ingin bupati atau gubernur meninjau langsung kenapa masih ada kekerasan di dunia pendidikan khususnya di ponpes,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pengasuh di pondok pesantren (ponpes) Tahfidz Tanbihul Ghofilin, Ahmad mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.

Saya tidak bisa bercerita apa-apa, saya kurang paham karena kejadiannya saya tidak ada di tempat,” ujarnya saat di konfirmasi media.

 

redaksi

redaksi

Recommended.

Pemprov Klaim Data 15 Ribu Pekerja di Jabar Terkena PHK

Pemprov Klaim Data 15 Ribu Pekerja di Jabar Terkena PHK

Kamis, 27 November, 2025 | 21:33
Menilik Prabowo Subianto Capres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya

Menilik Prabowo Subianto Capres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya

Senin, 15 Agustus, 2022 | 15:09

Trending.

Analisis Persib vs PSM Makassar, Mantan Pemain Persib Sebut Kondisi Tak Utuh di Maung Bandung

Analisis Persib vs PSM Makassar, Mantan Pemain Persib Sebut Kondisi Tak Utuh di Maung Bandung

Selasa, 10 September, 2024 | 19:50
Rumah Ini di Jual Hubungi : 0822-31241-065

Rumah Ini di Jual Hubungi : 0822-31241-065

Minggu, 15 Maret, 2026 | 06:06
Numpang WiFi Gratis, Bocah Sukabumi Dicabuli Kakek Durjana

6 Fakta Siswa SMP Cabuli 2 Bocah SD di Bandung

Rabu, 19 Oktober, 2022 | 18:22
Pemprov Jabar Sebar Tim Saber, Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata

Pemprov Jabar Sebar Tim Saber, Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata

Kamis, 3 April, 2025 | 21:27
Desa Sentul Bagikan Ribuan Paket Sembako dan Paket Takjil

Desa Sentul Bagikan Ribuan Paket Sembako dan Paket Takjil

Selasa, 10 Maret, 2026 | 21:29
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME

© 2023 Seputar Jabar Follow Us

Go to mobile version