Kamis 29 Oktober 2026
  • BACA KORAN DIGITAL
  • DAFTARKAN UMKM ANDA
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Hubungi Kami
  • KORAN DIGITAL
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Privacy Policy
  • REDAKSI
    • #4796 (tanpa judul)
  • Tentang Kami
  • UMKM JABAR
Pasang Iklan Seputar Jabar
▤ AKSES DIGITAL KORAN DIGITAL →
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
NASIONAL INFO JABAR HUKUM OLAHRAGA PENDIDIKAN PERISTIWA POLITIK TEKNOLOGI
Media Seputar Jabar
No Result
View All Result
Home EKONOMI

PKS Sumedang Sebut BLT Setelah Kenaikan Harga BBM Bisa Bikin Stagnasi Angka Kemiskinan

redaksi Oleh redaksi
Kamis, 8 September, 2022 | 11:20
PKS Sumedang Sebut BLT Setelah Kenaikan Harga BBM Bisa Bikin Stagnasi Angka Kemiskinan

SUMEDANG- Angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang  turun hanya 0,3 persen daripada tahun 2021.

Padahal, tahun ini target penurunan angka kemiskinan adalah 8,5-9,5 persen dar jumlah penduduk Kabupaten Sumedang.

Data itu disampaikan Rahmat Juliadi, anggota DPRD Sumedang fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dalam konferensi pers menolak kenaikan harga BBM bersubsidi di Sumedang, Rabu (7/9/2022).

Baca Juga: HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin: UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat

Menurutnya, akibat kenaikan harga BBM yang baru diumumkan, sangat sulit Pemkab Sumedang untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan.

“Banyak masyarakat yang penghasilannya harian, tapi kebutuhan dalam satu bulan akan lebih besar karena kenaikan harga BBM,” kata Rahmat Juliadi.

Hal ini disebutkannya harus dipahami oleh pemerintah pusat. Sekalipun ada solusi bantuan langsung tunai (BLT), ucap Rahmat Juliadi, tetap dinilai kurang banyak membantu.

Bukan hanya pengentasan kemiskinan sulit, tapi angka kemiskinan di Sumedang bisa jadi bertambah.

Baca Juga: Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar

“Hal ini akan menaikkan angka kemiskinan. Saya perkirakan dari 10,41 persen ini di tahun 2023 ini bukannya turun tapi naik ke 10,7 lagi, bahkan 11 persen,” katanya.

Rahmat mengatakan, kenyataan sepanjang pandemi, alokasi dana banyak yang difokuskan kembali atau refocusing.

Itu membuat pembangunan di Sumedang tak berjalan dengan baik atau tak ideal.

 

Baca Juga: Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik

Berita Terkait

HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin:  UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat
EKONOMI

HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin: UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat

Oleh redaksi
Minggu, 27 Oktober, 2024 | 16:23
0
6

KOTA BANDUNG - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi di Jawa Barat. Menurut Open Data Jabar...

Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar
EKONOMI

Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar

Oleh redaksi
Rabu, 18 September, 2024 | 12:32
0
19

SEPUTARJABAR.CO.ID / KOTA BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Perwakilan Bank Indonesia Jabar terus berupaya meningkatkan iklim investasi...

Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik
EKONOMI

Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik

Oleh redaksi
Selasa, 27 Agustus, 2024 | 17:24
0
7

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Selasa merosot dipengaruhi rilis data penjualan barang tahan lama Amerika...

Jabar Upayakan Iklim Kondusif bagi Investor

Jabar Upayakan Iklim Kondusif bagi Investor

Selasa, 30 Januari, 2024 | 21:44
14
Lelang Eksekusi Bank bjb Kolaborasi dengan DJKN Kemenkeu

Lelang Eksekusi Bank bjb Kolaborasi dengan DJKN Kemenkeu

Rabu, 22 November, 2023 | 07:11
14
Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Literasi Ekonomi Syariah di Jabar Harus Lebih Cepat

Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Literasi Ekonomi Syariah di Jabar Harus Lebih Cepat

Jumat, 11 Agustus, 2023 | 11:55
10
‘Makan’ Duit BUMDes Rp 1,3 M, Nasib Kades Cianjur Berujung Bui

‘Makan’ Duit BUMDes Rp 1,3 M, Nasib Kades Cianjur Berujung Bui

Kamis, 11 Mei, 2023 | 17:42
2
Warga Cimahi Rela Antre 2 Jam demi Dapat Beras Murah Rp 8.500/Kg, di Pasar Masih Rp 12 Ribu/Kg

Warga Cimahi Rela Antre 2 Jam demi Dapat Beras Murah Rp 8.500/Kg, di Pasar Masih Rp 12 Ribu/Kg

Senin, 27 Februari, 2023 | 22:57
9

Seputar Jabar menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, dan relevan seputar Jawa Barat.

MENU

Nasional
Jabar
Hukum
Olahraga
Pendidikan
Peristiwa
Politik
Teknologi

INFORMASI

Tentang Kami
Redaksi
Kontak Kami
Pedoman Media Siber

KATEGORI POPULER
Bandung
Bekasi
Bogor
Cirebon
Depok
Sukabumi
Tasikmalaya
Karawang
Garut
Subang
KORAN DIGITAL Baca Seputar Jabar edisi terbaru hari ini
BACA EDISI HARI INI →
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.