Seputar Jabar Tegas Lugas Objektif
Kamis 21 Mei 2026
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home KRIMINAL

Mengapa Ibu dan Anak Ini Bisa Dinikahi Wowon Si Pembunuh Berantai? Ternyata Ini Modusnya

Senin, 23 Januari, 2023 | 19:48
Mengapa Ibu dan Anak Ini Bisa Dinikahi Wowon Si Pembunuh Berantai? Ternyata Ini Modusnya
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Ibu dan anak warga Cililin, Kabupaten Bandung Barat yakni Halimah dan Ai Maemunah termasuk dalam korban keganasan komplotan Wowon cs.

Wowon, Solihin alias Duloh dan Dede sudah dijadikan tersangka atas kasus pembunuhan berantai yang menelan 9 korban tewas.

Halimah dan Ai Maemunah, ibu dan anak itu ternyata dijadikan istri oleh Wowon.

Lalu bagaimana seorang ibu dan anaknya bisa dijadikan istri oleh pria yang usianya jauh di atas mereka?

Berbagai cara dilakukan Wowon Erawan alias Aki (60), tersangka kasus serial killer di Bekasi dan Cianjur demi bisa menikahi Halimah yang belakang turut jadi korban dalam kasus tersebut.

Seperti diketahui, Halimah yang saat itu baru bercerai dengan suami pertamanya yakni Ahal langsung dinikahi oleh Wowon meski tanpa mendapat restu dari orangtua Halimah asal Kampung Saar Mutiara, RT 3/7, Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Warga Kampung Sudimampir, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur menguburkan jenazah ibu dan dua anaknya yang meninggal keracunan, Jumat (13/1/2023) malam. Ai Maemunah (40) dan dua anaknya M Ridwan Abdul Muiz (18), dan M Ruswandi (15) meninggal di Bantargebang Kota Bekasi, sementara suaminya WNN menghilang.

Warga Kampung Sudimampir, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur menguburkan jenazah ibu dan dua anaknya yang meninggal keracunan, Jumat (13/1/2023) malam. Ai Maemunah (40) dan dua anaknya M Ridwan Abdul Muiz (18), dan M Ruswandi (15) meninggal di Bantargebang Kota Bekasi, sementara suaminya WNN menghilang. Setelah menikah dengan Wowon, Halimah yang saat itu tinggal di Cianjur meninggal dunia pada tahun 2016 karena sakit. Namun, belakangan polisi mengungkap fakta mengejutkan bahwa Halimah dibunuh partner in crime Wowon yakni Solihin alias Duloh (53).

Tak lama setelah Halimah meninggal, Wowon menikahi anak Halimah yakni Ai Maemunah yang juga jadi korban dalam kasus pembunuhan berantai tersebut.

Ai sendiri merupakan anak Halimah dari suami pertamanya atau anak tiri Wowon.

Misbah (43) adik kandung Halimah mengatakan, setelah ramai soal pembunuhan berantai ini, pihak keluarga di KBB menerima informasi dari saudara di Cianjur soal pernikahan Wowon dengan Halimah serta Ai Maemunah.

“Kakak saya Halimah sama keponakan saya Ai menikah dengan Wowon karena diiming-imingi (dijanjikan) kekayaan,” ujar Misbah di Kampung Saar Mutiara, Senin (23/1/2023).

Dengan tipu daya tersebut, anak dan ibu itu akhirnya berhasil dinikahi Wowon, namun pernikahan mereka jadi petaka karena pernikahannya malah berujung maut.

“Jadi katanya si Wowon bilang, kalau kamu (Halimah-Ai Maemunah) mau menikah dengan saya (Wowon) tidak akan hidup susah, bakal kaya. Tapi kenyataannya mereka berdua malah dibunuh si Duloh,” kata Misbah.

Wowon, pembunuh berdarah dingin dalam kasus pembunuhan berantai dengan korban 6 orang, semua keluarga sendiri, ditangkap polisi. Dia membuat cerita keluarganya meninggal karena keracunan.

Wowon, pembunuh berdarah dingin dalam kasus pembunuhan berantai dengan korban 6 orang, semua keluarga sendiri, ditangkap polisi. Dia membuat cerita keluarganya meninggal karena keracunan.

Sementara saat pertama kali Wowon bertemu dengan orangtua Halimah di KBB, dia mengaku sebagai tukang ojek yang mangkal di Cianjur.

Kemudian, rencana pernikahan mereka tidak direstui karena perbedaan usia yang sangat jauh.

“Waktu itu kalau ke keluarga saya, bilangnya ngojek di Cianjur,” ujarnya.

Misbah juga mengatakan, saat Wowon datang ke rumah orangtua Halimah tidak ada sikap yang aneh dan perilakunya juga biasa-biasa saja, tetapi keluarganya tidak merestui rencana pernikahan mereka karena usia Wowon dan Halimah berbeda jauh.

“Kalau sikap dan perilakunya (Wowon) tidak ada yang aneh karena baru bertemu satu kali dan setelah itu tidak pernah berkomunikasi lagi,” kata Misbah

 

Berita Terkait

Polres Cimahi Tangkap Pembunuh Sadis, Korban di Habisi Pakai Palu dan Pisau
CIMAHI

Polres Cimahi Tangkap Pembunuh Sadis, Korban di Habisi Pakai Palu dan Pisau

Oleh redaksi
Kamis, 3 April, 2025 | 18:18
0

Seputar Jabar | Satreskrim Polres Cimahi menangkap SF (40) warga Kota Depok yang melakukan pembunuhan sadis di Kota Cimahi. SF...

Pelaku Penusukan Juru Parkir di Cimaung Kabupaten Bandung Diburu
KRIMINAL

Pelaku Penusukan Juru Parkir di Cimaung Kabupaten Bandung Diburu

Oleh redaksi
Senin, 17 Maret, 2025 | 18:36
0

Seputar Jabar | Seorang juru parkir, Rizal Setiawan, 24, meninggal diduga akibat ditusuk dan dianiaya oleh sejumlah orang di sebuah...

Polisi Ungkap Fakta Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Citanduy Kota Banjar

Polisi Ungkap Fakta Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Citanduy Kota Banjar

Selasa, 7 Januari, 2025 | 08:47
Viral Seorang Pria Penjual Es Doger di Bacok Gara-garanya Tak Diberi Es Gratis

Viral Seorang Pria Penjual Es Doger di Bacok Gara-garanya Tak Diberi Es Gratis

Jumat, 29 November, 2024 | 22:54
Berkedok Debt Collector, Motor Pria Ini Dirampas di Bandung Lalu Dijual di Facebook

Berkedok Debt Collector, Motor Pria Ini Dirampas di Bandung Lalu Dijual di Facebook

Sabtu, 16 November, 2024 | 14:13
Amukan Warga Cianjur Usai Pegawai BUMN Lecehkan Siswi SMP di Mobil

Amukan Warga Cianjur Usai Pegawai BUMN Lecehkan Siswi SMP di Mobil

Minggu, 10 November, 2024 | 11:28
6 Bobotoh yang Keroyok Steward Setelah Laga Persib-Persija Jadi Tersangka, Ada yang Mahasiswa

6 Bobotoh yang Keroyok Steward Setelah Laga Persib-Persija Jadi Tersangka, Ada yang Mahasiswa

Kamis, 26 September, 2024 | 21:30
Bayi yang Ditemukan di Ember Cat di Panyileukan Bandung Ternyata Dibunuh Orangtua Angkat

Bayi yang Ditemukan di Ember Cat di Panyileukan Bandung Ternyata Dibunuh Orangtua Angkat

Senin, 9 September, 2024 | 16:09

Recommended.

Dampak Gempa di Bandung Ternyata Sangat Parah, Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat 2 Pekan

Dampak Gempa di Bandung Ternyata Sangat Parah, Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat 2 Pekan

Kamis, 26 September, 2024 | 22:14
Momen Bahagia Pesta Pernikahan di Sukabumi Berujung Duka

Momen Bahagia Pesta Pernikahan di Sukabumi Berujung Duka

Minggu, 16 Juni, 2024 | 13:38

Trending.

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Rabu, 20 Mei, 2026 | 10:09
Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Kamis, 14 Mei, 2026 | 12:00
Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Kamis, 20 Juli, 2023 | 15:10
Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Jumat, 1 Mei, 2026 | 12:47
Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Jumat, 2 September, 2022 | 11:32
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2026 Seputar Jabar

No Result
View All Result
  • JABAR
  • BANDUNG
  • KRIMINAL
  • GARUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • BANDUNG BARAT
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • BOGOR
  • KAB.BANDUNG

© 2026 Seputar Jabar

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version