Seputar Jabar Tegas Lugas Objektif
Jumat 19 Juni 2026
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home BANDUNG

Hakordia 2023, Kota Bandung Komitmen Berantas Pungli

redaksi Oleh redaksi
Rabu, 15 November, 2023 | 09:52
Hakordia 2023, Kota Bandung Komitmen Berantas Pungli

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2023, Pemkot Bandung menggandeng banyak stakeholder untuk memunculkan sikap bersama memberantas pungutan liar (pungli). Pungli ini merupakan fenomena yang masih berpotensi terjadi. Bukan hanya di lingkungan pemerintah, tapi juga di tataran masyarakat. Untuk mencegah maraknya pungli, Saber Pungli Kota Bandung menyosialisasikan pencegahan pungutan liar kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Baca Juga: Penataan PKL di Kota Bandung Diperluas, Alun-Alun dan Tegalega jadi Prioritas Ketua Pokja Pencegahan Saber Pungli Kota Bandung, Riki Fahdiar menerangkan, melalui sosialisasi ini, Saber Pungli dapat memberikan informasi tentang upaya pencegahan dan tata cara pemberantasan pungutan liar yang melibatkan semua instansi baik pemerintah maupun swasta. “Tujuannya mewujudkan komitmen kita bersama untuk terus berupaya memberantas pemungutan liar dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih di Kota Bandung,” terang Riki di Auditorium Balai Kota Bandung, Selasa 14 November 2023. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan sebagai pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggara pemerintah daerah dalam hal ini pelayanan yang memiliki risiko terjadinya pungutan liar. Sosialisasi pencegahan pungli terbagi menjadi 2 sesi yang diikuti oleh beragam peserta. Sesi 1 dimulai pukul 09.00 WIB khusus untuk kepala perangkat daerah, Kapolsek, dan Pokja Unit Saber Pungli Kota Bandung. Sesi 2 pukul 13.00 WIB khusus sekretaris perangkat daerah Kota Bandung di Auditorium Balai Kota Bandung.

“Kepala perangkat daerah 60 orang, sekretaris perangkat daerah 58 orang, kepala Polsek se-Kota Bandung 27 orang, Pokja unit Saber Pungli 4 orang, kepala bidang 28 orang, dan sekretariat UPP Kota Bandung 13 orang,” sebutnya. Sosialisasi ke SMA dan Pesantren Selain itu, ia menambahkan Pokja Pencegahan Pungli dari 2022-2023 juga telah melakukan sosialisasi kepada anak-anak SMA dan pesantren di Kota Bandung. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, regulasi yang ada dalam sistem pemerintahan pun akan berubah mengikuti kebutuhan yang harus bisa terakomodasi. “Perubahan dari konvensional jadi sistem berbasis teknologi. Dulu kita memulai dengan sistem Hayu Bandung, sehingga semua perizinan berbasis dengan sistem teknologi. Jadi sudah tidak ada interaksi dari pengunjung dan pelaku pelaksana pelayanan,” ungkap Ema. Dengan meminimalisasi pertemuan tatap muka masyarakat dan pelaksana layanan, diharapkan mampu mencegah pungli terjadi. Ema berharap, sistem seperti ini tak hanya diaplikasikan pada tataran ASN, tapi edukasi tersebut juga bisa sampai hingga ke lapisan masyarakat. “Salah satu PR besar kita dalam hal pungli itu adalah permasalahan parkir liar. Padahal potensi pendapatan Kota Bandung dari parkir itu bisa luar biasa. Tapi yang kita terima sampai saat ini masih sangat minim. Hanya 20 persen saja dari seharusnya,” akunya. Baca Juga: 7 SMA Terbaik di Klaten yang Masuk Peringkat Nasional dan Top 1000 Sekolah di Indonesia Versi LTMPT Oleh karena itu, Ema menilai masyarakat juga harus tahu apakah yang mereka lakukan itu berpotensi pungli atau tidak. Sebab tindakan seperti parkir liar, mengamen dengan paksaan, dan lainnya merupakan potensi pungli. “Mudah-mudahan dengan adanya tim saber pungli bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat di Kota Bandung bisa merasakan kehidupan yang jauh lebih baik dan nyaman. Sebab nyaman itu bukan hanya saat kita istirahat, tapi juga dalam beraktivitas,” tutur Ema.

Sementara itu, Sekretaris Kelompok Ahli Saber Pungli Jabar, Rusman memaparkan, sebuah tindakan dikatakan pungli jika masuk dalam 3 kriteria. Pertama, memungut biaya tanpa ada dasar hukumnya. Kedua, memungut tapi melampaui apa yang telah ditentukan. Ketiga, memungut bukan pada tempatnya. “Misal, harusnya tiket di pintu masuk, tapi ada orang yang lewat belakang. Dia bayar juga dengan biaya yang beda, itu termasuk pungli. Maka, jika memenuhi 3 poin ini, berarti itu termasuk tindakan pungli. Bukan hanya terjadi di pemerintahan, tapi juga bisa di lingkup masyarakat,” papar Rusman. Ia menyebutkan salah satu praktik pungli yang kerap terjadi adalah biaya proses pernikahan. Harusnya biaya menikah itu hanya Rp600.000. Namun, di beberapa daerah bahkan bisa ditarik biaya sampai Rp2 juta. Baca Juga: Jelang Konser Coldplay, Chris Martin Malah Nyeker di Jakarta Selain itu, ia juga menyebutkan contoh lain seperti jika ada rekan-rekan ormas atau wartawan yang kerap menggunakan posisinya untuk mengancam orang-orang, lalu meminta ‘uang damai’, ini juga termasuk tindakan pungli. “Itu juga sudah termasuk pungli. Meski sudah digital, masyarakat kita masih banyak yang tidak mengerti cara menggunakannya. Jadi hadirlah petugas yang nakal. Sehingga potensi pungli bisa tetap terjadi,” tuturnya. Ia menambahkan, termasuk kebiasaan yang masih melekat di masyarakat umum. Misalnya, rasa sungkan jika tidak memberikan sesuatu, padahal sudah dibantu dalam pelaksanaan. “Masih ada di masyarakat kita yang sudah dilayani, tapi merasa tidak enak kalau tidak kasih sesuatu. Namun, karena status kita pegawai negeri, jika menerima hadiah seperti ini masuknya gratifikasi. Gratifikasi itu harus dilaporkan, sehingga jelas sumbernya,” tandasnya.

 

Berita Terkait

Musda XIV GAPENSI Jawa Barat, Asep Slamet Kembali Terpilih Aklamasi, Pembentukan Komisioner, Hadir Sejumlah Pemangku Kepentingan Sektor Konstruksi/Para Pengusaha
BANDUNG

Musda XIV GAPENSI Jawa Barat, Asep Slamet Kembali Terpilih Aklamasi, Pembentukan Komisioner, Hadir Sejumlah Pemangku Kepentingan Sektor Konstruksi/Para Pengusaha

Oleh Tim Redaksi
Senin, 15 Juni, 2026 | 20:48
0
1.5k

Senin, 15 Juni 2026 Seputar Jabar - Kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) XIV GAPENSI Jawa Barat yang dirangkaikan dengan Kaderisasi Kepemimpinan,...

Wagub Jabar Erwan Setiawan Buka Musda XIV GAPENSI Jawa Barat di Bandung
BANDUNG

Wagub Jabar Erwan Setiawan Buka Musda XIV GAPENSI Jawa Barat di Bandung

Oleh Tim Redaksi
Senin, 15 Juni, 2026 | 18:15
0
1.5k

Senin, 15 Juni 2026 Seputar Jabar | Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan pidato sekaligus membuka kegiatan Musyawarah Daerah...

Bandung Jadi Pusat Kompetisi Tenis Meja ASEAN, PTMSI Tekankan Penguatan Pembinaan

Bandung Jadi Pusat Kompetisi Tenis Meja ASEAN, PTMSI Tekankan Penguatan Pembinaan

Sabtu, 13 Juni, 2026 | 18:12
1.5k
Tuti Rahmat Sunarti, Bandung Kota Angklung Festival 2026 Meriah, Ratusan Seniman Tampilkan Harmoni Budaya

Tuti Rahmat Sunarti, Bandung Kota Angklung Festival 2026 Meriah, Ratusan Seniman Tampilkan Harmoni Budaya

Jumat, 12 Juni, 2026 | 17:12
1.5k
Jewellery Fair 2026 Hadirkan Koleksi Terbaru “Elix by Amero”, Dorong Investasi Emas di Tengah Tren Harga Tinggi

Jewellery Fair 2026 Hadirkan Koleksi Terbaru “Elix by Amero”, Dorong Investasi Emas di Tengah Tren Harga Tinggi

Kamis, 11 Juni, 2026 | 22:09
1.5k
Bandung Jadi Tuan Rumah 2nd TTACC 2025, Yon Mardiyono Optimistis Lahirkan Generasi Atlet Dunia

Bandung Jadi Tuan Rumah 2nd TTACC 2025, Yon Mardiyono Optimistis Lahirkan Generasi Atlet Dunia

Kamis, 11 Juni, 2026 | 11:30
1.5k
Cultura Persib di Braga, Elia Yoesman: Ini Ruang Merayakan Sejarah dan Identitas Bandung

Cultura Persib di Braga, Elia Yoesman: Ini Ruang Merayakan Sejarah dan Identitas Bandung

Rabu, 10 Juni, 2026 | 16:18
1.5k
Ketua MPO BBC H. Dian Rahadian: MUBES Harus Perkuat Soliditas dan Dorong Organisasi Lebih Inklusif Serta Bermanfaat

Ketua MPO BBC H. Dian Rahadian: MUBES Harus Perkuat Soliditas dan Dorong Organisasi Lebih Inklusif Serta Bermanfaat

Senin, 8 Juni, 2026 | 11:52
1.5k
STNK Hilang

Recommended.

Penemuan Mayat Perempuan di Muara Cilaki Garut, di Duga Terbawa Arus Sungai

Penemuan Mayat Perempuan di Muara Cilaki Garut, di Duga Terbawa Arus Sungai

Senin, 14 April, 2025 | 21:57
1.5k
Polisi Ungkap Peran Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Polisi Ungkap Peran Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Senin, 3 Maret, 2025 | 17:46
1.5k

Trending.

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Selasa, 2 Juni, 2026 | 08:56
1.5k
PSM Vs Persib: Menang Dramatis, Maung Bandung di Ambang Juara

PSM Vs Persib: Menang Dramatis, Maung Bandung di Ambang Juara

Sabtu, 23 Mei, 2026 | 22:29
1.5k
Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Jumat, 1 Mei, 2026 | 12:47
1.5k
Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Kamis, 20 Juli, 2023 | 15:10
1.5k
Bobocabin Hadirkan, Tife Cabin Friemer Cabin’ Hadir Di Bandung.

Bobocabin Hadirkan, Tife Cabin Friemer Cabin’ Hadir Di Bandung.

Selasa, 23 Januari, 2024 | 13:35
1.5k
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

© 2026 Seputar Jabar

No Result
View All Result
  • JABAR
  • BANDUNG
  • KRIMINAL
  • GARUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • BANDUNG BARAT
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • BOGOR
  • KAB.BANDUNG

© 2026 Seputar Jabar

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.