Kamis 29 Oktober 2026
  • BACA KORAN DIGITAL
  • DAFTARKAN UMKM ANDA
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Hubungi Kami
  • KORAN DIGITAL
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Privacy Policy
  • REDAKSI
    • #4796 (tanpa judul)
  • Tentang Kami
  • UMKM JABAR
Pasang Iklan Seputar Jabar
▤ AKSES DIGITAL KORAN DIGITAL →
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
NASIONAL INFO JABAR HUKUM OLAHRAGA PENDIDIKAN PERISTIWA POLITIK TEKNOLOGI
Media Seputar Jabar
No Result
View All Result
Home KAB.BANDUNG

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datang ke Lahan Konservasi Kebun Teh Pangalengan, Beri Pelajaran Keras ke PTPN

redaksi Oleh redaksi
Rabu, 17 Desember, 2025 | 00:50
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datang ke Lahan Konservasi Kebun Teh Pangalengan, Beri Pelajaran Keras ke PTPN

Seputar Jabar Bandung | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Dedi menilai perusahaan milik negara itu punya andil besar atas alih fungsi lahan perkebunan di Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi di hadapan Regional Head PTPN 1 Regional 2 Desmanto saat menghadiri penanaman teh di Pangalengan, Kabupaten Bandung pada Selasa (16/12/2025).

Baca Juga: Semarak Hari Santri dan Sumpah Pemuda di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet Bandung

Mah terbuka, saya mah mencintai negara, mencintai tanah air. Itu aja,” kata Dedi.

Menurut Dedi, alih fungsi lahan perkebunan yang terjadi di Jawa Barat ini karena ketidaktegasan dari PTPN sehingga masyarakat banyak mengubahnya menjadi tanaman sayuran. Bukan lagi tanaman keras untuk menjaga konservasi malah berubah menjadi kebun sayuran.

“Pokoknya kelakuan busuk tinggalin yang merusak alam. Itu aja. Harus berani (tegas) dan anak buah bapak (PTPN) juga yang salah-salah ditindak. Kami ini dikasih amanah, jangan kalah sama Belanda yang mencintai negara,” tegasnya.

Pihaknya berjanji secara bertahap akan mengembalikan luasan lahan yang sudah beralihfungsi tersebut. Seperti menanam kembali kopi, teh dan tanaman keras lainnya yang bisa meningkatkan resapan air di kawasan lerang. Selain tentunya memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Desa Kamasan Kabupaten Bandung Salurkan BLT ,DD Tahun 2026 

“Kita kembalikan lagi ke tanaman perkebunan, dan kami siap bekerja sama dengan pemkab. Kita tanam kembali kina, teh, kopi, komoditi yang bersifat tahunan ehingga konservasi lahan ini bisa dikembalikan seperti awal,” ujar dia.

-Dedi Mulyadi Geram PTPN Sewakan Lahan Kebun Teh Pangalengan-

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyayangkan PT Perkebunan Nasional (PTPN) yang menyewakan lahan perkebunan teh kepada pihak di luar urusan perkebunan.  Hal ini menyebabkan terjadinya penyerobotan lahan perkebunan teh menjadi kebun sayur di Pangalengan, Kabupaten Bandung.  Dedi mengatakan, kasus penyerobotan lahan oleh oknum dan pemodal saat ini sudah ditangani oleh Polda Jabar dan Polresta Bandung.

“Mungkin dalam waktu tidak terlalu lama pelaku dan otak pekakunya akan segera ditahan,” kata Dedi, belum lama ini.

Baca Juga: SD Muhammadiyah 4 Baleendah, Terima Bantuan Program Revitalisasi: Tingkatkan Mutu Pendidikan

Menurutnya agar kasus ini tidak terulang,pihaknya meminta agar jajaran PTPN untuk menghentikan berbagai kegiatan alih fungsi kebun teh dengan menyewakan lahan pada pihak diluar urusan perkebunan. “Karena langkah-langkah itulah yang memicu para pihak memanfaatkan areal-areal PTPN untuk dirubah peruntukannya untuk kepentingan-kepentingan lain,” ucapnya.

Dedi menuturkan, PTPN harus kembali ke bisnis awalnya yakni perkebunan, bukan membuka bisnis di luar itu termasuk bisnis properti dan bidang-bidang lain yang bertentangan dengan prinsip pengelolaan lahan. “Jadikan kembali areal-areal perkebunan teh dan karet kembalikan lagi menjadi teh dan karet. Jangan dibiarkan kosong,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan jika PTPN tidak memiliki kesanggupan untuk menanam kembali lahan-lahan kosong maka pihaknya siap bekerja sama melakukan penghijauan.

“Mari kita bekerjasama hijaukan kembali seluruh areal perkebunan di Jawa Barat sesuai dengan jenis tanaman yang layak untuk lingkungannya,” ujarnya.

Pemprov Jabar berencana menanam ulang lahan teh tersebut meski biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 35 miliar.

“Saya cek barusan ke kepala dinas perkebunan, karena saya akan menanam kembali untuk ditanamin lagi teh, kalo 160 hektar itu memerlukan uang berapa? Rp 35 miliar,” terangnya.

Perusakan kebun teh yang terus menerus berpotensi membawa risiko bencana besar terutama di kawasan Bandung Selatan yang rawan terhadap perubahan tata ruang.

“Bencana yang ditimbulkan karena perubahan alokasi penanaman itu kan berat banget Bandung itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, polisi menyelidiki kasus alih fungsi lahan yang juga mendapat atensi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu. Penyelidikan untuk mengetahui dalang dari aksi pembabatan lahan tersebut.

“Kami informasikan untuk perkembangan kasus perusakan di kebun teh Pangalengan, sudah ada laporan-laporan sebelumnya dan sudah naik ke penyidikan,” kata Aldi saat ditemui di perkebunan teh di Pangalengan, Kabupaten Bandung, belum lama ini.

Menurutnya, polisi sudah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangannya. Adapun saat ini, polisi masih mendalami terkait peran masing-masing pelaku, termasuk dalang di balik perusakan lahan ini.

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi. Saat ini sedang dilakukan pendalaman terkait peran masing-masing, termasuk kami akan mengejar aktor utama,” jelasnya.

Kasus ini, kata Aldi, ada pihak yang memiliki modal besar dan menggerakkan orang untuk menebang tanaman teh, lalu mengalihkannya menjadi lahan pertanian kentang. Pihak tersebut juga disebut siap membeli seluruh hasil panen kentang.

“Kami akan mengejar siapa orang yang mendanai atau sebagai donatur yang memberikan uang kepada masyarakat untuk melakukan penebangan pohon-pohon teh itu,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Semarak Hari Santri dan Sumpah Pemuda di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet Bandung
KAB.BANDUNG

Semarak Hari Santri dan Sumpah Pemuda di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet Bandung

Oleh Tim Redaksi
Minggu, 25 Oktober, 2026 | 11:35
0
43

Kab. Bandung Pacet | Seluruh santri di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, merayakan Hari Santri sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan...

Desa Kamasan Kabupaten Bandung Salurkan BLT ,DD Tahun 2026 
KAB.BANDUNG

Desa Kamasan Kabupaten Bandung Salurkan BLT ,DD Tahun 2026 

Oleh Tim Redaksi
Rabu, 21 Oktober, 2026 | 22:52
0
23

Seputar Jabar | program Pemerintah terus berjalan dalam meng optimalkan dalam berbagai segi Pembangunan maupun Bantuan Program Pemerintah Desa di...

SD Muhammadiyah 4 Baleendah, Terima Bantuan Program Revitalisasi: Tingkatkan Mutu Pendidikan
KAB.BANDUNG

SD Muhammadiyah 4 Baleendah, Terima Bantuan Program Revitalisasi: Tingkatkan Mutu Pendidikan

Oleh Tim Redaksi
Rabu, 21 Oktober, 2026 | 09:13
0
19

Seputar Jabar | Kabupaten Badung | Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Baleendah, beralamat di Jl. Bojongmalaka No. 131, Desa Bojongmalaka,...

SMPN 4 Baleendah Mendapatkan Bantuan  Revitalisasi dari Kementerian Pendidikan

SMPN 4 Baleendah Mendapatkan Bantuan Revitalisasi dari Kementerian Pendidikan

Jumat, 16 Oktober, 2026 | 15:40
240
Sebuah Rumah Didemo Warga Diduga Menjual Obat Keras dan Minuman Beralkohol Tanpa Ijin

Sebuah Rumah Didemo Warga Diduga Menjual Obat Keras dan Minuman Beralkohol Tanpa Ijin

Jumat, 9 Oktober, 2026 | 16:36
20
Dari Bantuan Hingga Rumah Baru, KDS Pastikan Korban Kebakaran Terlindungi

Dari Bantuan Hingga Rumah Baru, KDS Pastikan Korban Kebakaran Terlindungi

Kamis, 24 September, 2026 | 03:17
6
KDS Dorong Pemkab Bandung Perkuat Antisipasi Dampak Abu Vulkanik dan Potensi Bencana

KDS Dorong Pemkab Bandung Perkuat Antisipasi Dampak Abu Vulkanik dan Potensi Bencana

Senin, 7 September, 2026 | 15:57
16
Warga RW 001 Hingga RW 023 Antusia Meriahkan Peringatan Kemerdekaan di Wisata Fajar Alam

Warga RW 001 Hingga RW 023 Antusia Meriahkan Peringatan Kemerdekaan di Wisata Fajar Alam

Jumat, 28 Agustus, 2026 | 12:30
5

Seputar Jabar menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, dan relevan seputar Jawa Barat.

MENU

Nasional
Jabar
Hukum
Olahraga
Pendidikan
Peristiwa
Politik
Teknologi

INFORMASI

Tentang Kami
Redaksi
Kontak Kami
Pedoman Media Siber

KATEGORI POPULER
Bandung
Bekasi
Bogor
Cirebon
Depok
Sukabumi
Tasikmalaya
Karawang
Garut
Subang
KORAN DIGITAL Baca Seputar Jabar edisi terbaru hari ini
BACA EDISI HARI INI →
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.