Seputar Jabar Tegas Lugas Objektif
Kamis 21 Mei 2026
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home KAB.BANDUNG

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datang ke Lahan Konservasi Kebun Teh Pangalengan, Beri Pelajaran Keras ke PTPN

Rabu, 17 Desember, 2025 | 00:50
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datang ke Lahan Konservasi Kebun Teh Pangalengan, Beri Pelajaran Keras ke PTPN
Share on FacebookShare on Twitter

Seputar Jabar Bandung | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Dedi menilai perusahaan milik negara itu punya andil besar atas alih fungsi lahan perkebunan di Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi di hadapan Regional Head PTPN 1 Regional 2 Desmanto saat menghadiri penanaman teh di Pangalengan, Kabupaten Bandung pada Selasa (16/12/2025).

Mah terbuka, saya mah mencintai negara, mencintai tanah air. Itu aja,” kata Dedi.

Menurut Dedi, alih fungsi lahan perkebunan yang terjadi di Jawa Barat ini karena ketidaktegasan dari PTPN sehingga masyarakat banyak mengubahnya menjadi tanaman sayuran. Bukan lagi tanaman keras untuk menjaga konservasi malah berubah menjadi kebun sayuran.

“Pokoknya kelakuan busuk tinggalin yang merusak alam. Itu aja. Harus berani (tegas) dan anak buah bapak (PTPN) juga yang salah-salah ditindak. Kami ini dikasih amanah, jangan kalah sama Belanda yang mencintai negara,” tegasnya.

Pihaknya berjanji secara bertahap akan mengembalikan luasan lahan yang sudah beralihfungsi tersebut. Seperti menanam kembali kopi, teh dan tanaman keras lainnya yang bisa meningkatkan resapan air di kawasan lerang. Selain tentunya memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kita kembalikan lagi ke tanaman perkebunan, dan kami siap bekerja sama dengan pemkab. Kita tanam kembali kina, teh, kopi, komoditi yang bersifat tahunan ehingga konservasi lahan ini bisa dikembalikan seperti awal,” ujar dia.

-Dedi Mulyadi Geram PTPN Sewakan Lahan Kebun Teh Pangalengan-

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyayangkan PT Perkebunan Nasional (PTPN) yang menyewakan lahan perkebunan teh kepada pihak di luar urusan perkebunan.  Hal ini menyebabkan terjadinya penyerobotan lahan perkebunan teh menjadi kebun sayur di Pangalengan, Kabupaten Bandung.  Dedi mengatakan, kasus penyerobotan lahan oleh oknum dan pemodal saat ini sudah ditangani oleh Polda Jabar dan Polresta Bandung.

“Mungkin dalam waktu tidak terlalu lama pelaku dan otak pekakunya akan segera ditahan,” kata Dedi, belum lama ini.

Menurutnya agar kasus ini tidak terulang,pihaknya meminta agar jajaran PTPN untuk menghentikan berbagai kegiatan alih fungsi kebun teh dengan menyewakan lahan pada pihak diluar urusan perkebunan. “Karena langkah-langkah itulah yang memicu para pihak memanfaatkan areal-areal PTPN untuk dirubah peruntukannya untuk kepentingan-kepentingan lain,” ucapnya.

Dedi menuturkan, PTPN harus kembali ke bisnis awalnya yakni perkebunan, bukan membuka bisnis di luar itu termasuk bisnis properti dan bidang-bidang lain yang bertentangan dengan prinsip pengelolaan lahan. “Jadikan kembali areal-areal perkebunan teh dan karet kembalikan lagi menjadi teh dan karet. Jangan dibiarkan kosong,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan jika PTPN tidak memiliki kesanggupan untuk menanam kembali lahan-lahan kosong maka pihaknya siap bekerja sama melakukan penghijauan.

“Mari kita bekerjasama hijaukan kembali seluruh areal perkebunan di Jawa Barat sesuai dengan jenis tanaman yang layak untuk lingkungannya,” ujarnya.

Pemprov Jabar berencana menanam ulang lahan teh tersebut meski biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 35 miliar.

“Saya cek barusan ke kepala dinas perkebunan, karena saya akan menanam kembali untuk ditanamin lagi teh, kalo 160 hektar itu memerlukan uang berapa? Rp 35 miliar,” terangnya.

Perusakan kebun teh yang terus menerus berpotensi membawa risiko bencana besar terutama di kawasan Bandung Selatan yang rawan terhadap perubahan tata ruang.

“Bencana yang ditimbulkan karena perubahan alokasi penanaman itu kan berat banget Bandung itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, polisi menyelidiki kasus alih fungsi lahan yang juga mendapat atensi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu. Penyelidikan untuk mengetahui dalang dari aksi pembabatan lahan tersebut.

“Kami informasikan untuk perkembangan kasus perusakan di kebun teh Pangalengan, sudah ada laporan-laporan sebelumnya dan sudah naik ke penyidikan,” kata Aldi saat ditemui di perkebunan teh di Pangalengan, Kabupaten Bandung, belum lama ini.

Menurutnya, polisi sudah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangannya. Adapun saat ini, polisi masih mendalami terkait peran masing-masing pelaku, termasuk dalang di balik perusakan lahan ini.

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi. Saat ini sedang dilakukan pendalaman terkait peran masing-masing, termasuk kami akan mengejar aktor utama,” jelasnya.

Kasus ini, kata Aldi, ada pihak yang memiliki modal besar dan menggerakkan orang untuk menebang tanaman teh, lalu mengalihkannya menjadi lahan pertanian kentang. Pihak tersebut juga disebut siap membeli seluruh hasil panen kentang.

“Kami akan mengejar siapa orang yang mendanai atau sebagai donatur yang memberikan uang kepada masyarakat untuk melakukan penebangan pohon-pohon teh itu,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari
KAB.BANDUNG

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Oleh redaksi
Rabu, 20 Mei, 2026 | 10:09
0

Kab. Bandung (SJB) - Ratusan warga Desa Langonsari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, antusias mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan gratis...

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan
KAB.BANDUNG

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Oleh redaksi
Jumat, 1 Mei, 2026 | 12:47
0

Seputar Jabar Kab. Bandung - Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Soreang, Kabupaten Bandung, menjadi...

Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru

Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru

Minggu, 12 April, 2026 | 15:03
Pelaksanaan Tarling Muspika Kecamatan Cimaung di Kampung Sukajaya

Pelaksanaan Tarling Muspika Kecamatan Cimaung di Kampung Sukajaya

Minggu, 1 Maret, 2026 | 00:15
Polsek Cikancung Polresta Bandung Rutin Menggelar Patroli Malam Hari di Wilayah Binaan

Polsek Cikancung Polresta Bandung Rutin Menggelar Patroli Malam Hari di Wilayah Binaan

Selasa, 3 Februari, 2026 | 21:54
Perkuat Sinergi, Kecamatan Sayeuhkolot Gelar Rapat Koordinasi MBG

Perkuat Sinergi, Kecamatan Sayeuhkolot Gelar Rapat Koordinasi MBG

Selasa, 27 Januari, 2026 | 13:02
Bupati Bandung: Semoga Tahun Mendatang Lebih Baik

Bupati Bandung: Semoga Tahun Mendatang Lebih Baik

Kamis, 1 Januari, 2026 | 22:14
Asep Romy Romaya Anggota DPR RI Komisi IX Kunjungi Bencana Longsor di Arjasari Bandung

Asep Romy Romaya Anggota DPR RI Komisi IX Kunjungi Bencana Longsor di Arjasari Bandung

Selasa, 9 Desember, 2025 | 22:05

Recommended.

Dinsos Kota Bandung Ingatkan Warga JANGAN BERI UANG ke Pengemis, Nanti Malah Jadi Mata Pencaharian

Dinsos Kota Bandung Ingatkan Warga JANGAN BERI UANG ke Pengemis, Nanti Malah Jadi Mata Pencaharian

Selasa, 20 September, 2022 | 15:38
Eks Kapolres Ngada Jadi Tersangka Pencabulan Anak, Pornografi dan Penyalahgunaan Narkoba

Eks Kapolres Ngada Jadi Tersangka Pencabulan Anak, Pornografi dan Penyalahgunaan Narkoba

Kamis, 13 Maret, 2025 | 20:54

Trending.

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Rabu, 20 Mei, 2026 | 10:09
Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Kamis, 14 Mei, 2026 | 12:00
Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Kamis, 20 Juli, 2023 | 15:10
Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Jumat, 1 Mei, 2026 | 12:47
Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Jumat, 2 September, 2022 | 11:32
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2026 Seputar Jabar

No Result
View All Result
  • JABAR
  • BANDUNG
  • KRIMINAL
  • GARUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • BANDUNG BARAT
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • BOGOR
  • KAB.BANDUNG

© 2026 Seputar Jabar

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version