Bandung Jadi Tuan Rumah 2nd TTACC 2025, Yon Mardiyono Optimistis Lahirkan Generasi Atlet Dunia

seputarjabar.co.id
Rabu malam, 10 Juni 2025

Kota Bandung kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event olahraga internasional dengan digelarnya 2nd Table Tennis ASEAN Club Championship (TTACC) 2025. Rangkaian kegiatan diawali dengan jamuan makan malam bersama atlet dan official yang berlangsung di Pendopo Kota Bandung, Selasa (10/6/2025) malam.

Dalam suasana hangat tersebut, awak media berkesempatan berbincang langsung dengan Ketua Penyelenggara kegiatan TTACC 2026 sekaligus Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan, Yon Mardiyono, S.H., yang hadir bersama tamu-tamu kehormatan serta perwakilan klub atlet dari berbagai negara Asia peserta kejuaraan.

Yon menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian penting dari pembinaan atlet usia dini, khususnya pada kategori U-13 dan U-19.

“Kelompok usia U-13 ini menjadi tolok ukur pembinaan jangka panjang. Dari sinilah kita melihat potensi atlet yang kelak akan mewakili Indonesia di level internasional,” ujarnya.

Menurutnya, TTACC mengusung konsep kompetisi antarklub yang menyerupai liga profesional, bahkan dapat disebut sebagai “Liga Champions”-nya tenis meja di kawasan Asia Tenggara.

Penyelenggaraan dilakukan secara bergilir, dimulai dari China, Thailand, kemudian Indonesia, dan selanjutnya Vietnam.

Indonesia sendiri mengirimkan sejumlah klub untuk bersaing di berbagai kategori. Persaingan dipastikan berlangsung ketat, mengingat negara seperti Vietnam dan Thailand memiliki kekuatan besar dengan atlet-atlet berperingkat dunia.

“Setiap klub bisa diperkuat pemain terbaik, bahkan lintas negara. Ini membuat kualitas pertandingan semakin kompetitif dan menarik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yon Mardiyono merupakan sosok yang memiliki rekam jejak panjang di dunia tenis meja. Ia dikenal sebagai mantan atlet nasional dan internasional yang pernah mewakili Indonesia di berbagai kejuaraan bergengsi, termasuk Asian Games dan SEA Games.

Di antara prestasinya, Yon pernah meraih medali pada cabang olahraga tenis meja di ajang SEA Games 2005 pada nomor ganda putra, serta mencatatkan berbagai gelar juara di tingkat nasional maupun internasional. Pengalaman tersebut menjadikannya figur yang memahami secara mendalam kebutuhan pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi berkualitas.

Ia juga menuturkan bahwa tenis meja merupakan olahraga yang memiliki sejarah panjang dan kini sangat populer di dunia. Olahraga ini pertama kali berkembang di Inggris pada akhir abad ke-19 sebagai permainan rekreasi dalam ruangan, sebelum akhirnya berkembang pesat, khususnya di Asia, dan menjadi cabang olahraga resmi di berbagai ajang internasional seperti Olimpiade dan Asian Games.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung menyambut baik penyelenggaraan kejuaraan ini. Selain mendorong prestasi olahraga, kegiatan ini juga diyakini mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Jamuan makan malam berlangsung penuh keakraban, menjadi simbol persahabatan antarnegara melalui olahraga.

Dengan terselenggaranya TTACC 2025 di Bandung, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Penulis : ywinda

Exit mobile version