Jumat 30 Oktober 2026
  • BACA KORAN DIGITAL
  • DAFTARKAN UMKM ANDA
  • Disclaimer
  • Home 2
  • Hubungi Kami
  • KORAN DIGITAL
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Privacy Policy
  • REDAKSI
    • #4796 (tanpa judul)
  • Tentang Kami
  • UMKM JABAR
Pasang Iklan Seputar Jabar
▤ AKSES DIGITAL KORAN DIGITAL →
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
NASIONAL INFO JABAR HUKUM OLAHRAGA PENDIDIKAN PERISTIWA POLITIK TEKNOLOGI
Media Seputar Jabar
No Result
View All Result
Home JAKARTA

Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

redaksi Oleh redaksi
Selasa, 23 Juni, 2026 | 21:01
Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

Jakarta | Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan ba hwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi lintas pihak agar kebijakan ketenagakerjaan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas tenaga kerja.

Ia menekankan bahwa amanat konstitusi terkait hak setiap warga negara untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak harus menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan. Namun, besarnya jumlah angkatan kerja dan dinamika ekonomi global menuntut adanya respons yang terkoordinasi dari seluruh pemangku kepentingan.

“PR kita masih panjang. Tantangan yang kita hadapi tidak sederhana dan memerlukan kerja bersama dari seluruh pihak,” ujar Yassierli dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Kemnaker, Pengusaha, Serikat Pekerja, dan ILO Teken Deklarasi Pekerjaan Layak 2026–2030

Menurutnya, salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah peningkatan kualitas sumb er daya manusia agar selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Selain pendidikan formal, pekerja dituntut memiliki keterampilan yang relevan, terutama yang berkaitan dengan perkembangan teknologi dan digital.

Perubahan tersebut menuntut penguatan keterampilan masa depan (future skills) sejak dini. Untuk itu, program pelatihan, reskilling, dan upskilling perlu diperluas secara terarah dan berkelanjutan, agar tenaga kerja lebih adaptif terhadap perubahan dunia kerja.

Dalam konteks tersebut, Yassierli mendorong serikat pekerja dan serikat buruh untuk berperan lebih strategis, tidak hanya dalam memperjuangkan hak, tetapi juga dalam meningkatkan kompetensi anggotanya. Ia menilai, penguatan kapasitas menjadi kunci agar pekerja tetap relevan dan berdaya saing.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi pekerja menjadi kunci dalam membangun tenaga kerja yang kompetitif. Kementerian Ketenagakerjaan terus memperkuat perlindungan pekerja, meningkatkan pengawasan norma kerja, serta mengembangkan sistem informasi pasar kerja terintegrasi untuk memperluas akses dan meningkatkan efektivitas penempatan tenaga kerja.

Baca Juga: Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober

Yassierli juga menyoroti pentingnya transformasi hubungan industrial yang lebih progresif. Ia menilai, relasi antara pekerja dan perusahaan perlu berkembang dari sekadar hubungan kerja yang harmonis menjadi kemitraan strategis yang berorientasi pada produktivitas dan kesejahteraan bersama.

“Kita punya modal besar sebagai bangsa. Dengan gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah, tantangan yang ada bisa diselesaikan bersama,” kata Yassierli.

Sementara itu, Presiden KSPI yang juga Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, menilai pemerintahan Prabowo memiliki peluang besar untuk mewujudkan negara sejahtera (welfare state) melalui tata kelola yang bersih dan efektif.

“Pemerintahan yang bersih akan menentukan sejauh mana negara mampu meningkatkan kesejaht eraan rakyat,” ujar Said Iqbal.

Baca Juga: Wamenaker: Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Kemnaker, Pengusaha, Serikat Pekerja, dan ILO Teken Deklarasi Pekerjaan Layak 2026–2030
JAKARTA

Kemnaker, Pengusaha, Serikat Pekerja, dan ILO Teken Deklarasi Pekerjaan Layak 2026–2030

Oleh redaksi
Rabu, 28 Oktober, 2026 | 22:30
0
11

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh, dan Organisasi Ketenagakerjaan Internasional (ILO) menandatangani Deklarasi...

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
JAKARTA

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober

Oleh Tim Redaksi
Minggu, 4 Oktober, 2026 | 20:21
0
15

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 6 pada 1–14 Oktober 2026. Program ini...

Wamenaker: Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri
JAKARTA

Wamenaker: Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

Oleh Tim Redaksi
Jumat, 2 Oktober, 2026 | 13:35
0
8

Jakarta - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta penyelenggara Pemagangan Luar Negeri menempatkan pelindungan peserta sebagai prioritas, mulai dari...

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

Kamis, 1 Oktober, 2026 | 13:02
12
Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

Selasa, 22 September, 2026 | 19:01
12
Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga

Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 15 September, 2026 | 13:08
9
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

Senin, 7 September, 2026 | 11:17
6
Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan

Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan

Sabtu, 4 Juli, 2026 | 10:46
3

Seputar Jabar menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, dan relevan seputar Jawa Barat.

MENU

Nasional
Jabar
Hukum
Olahraga
Pendidikan
Peristiwa
Politik
Teknologi

INFORMASI

Tentang Kami
Redaksi
Kontak Kami
Pedoman Media Siber

KATEGORI POPULER
Bandung
Bekasi
Bogor
Cirebon
Depok
Sukabumi
Tasikmalaya
Karawang
Garut
Subang
KORAN DIGITAL Baca Seputar Jabar edisi terbaru hari ini
BACA EDISI HARI INI →
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INFO JABAR
    • BERITA KOTA BANDUNG
    • BERITA KAB. BANDUNG
    • BERITA BANDUNG BARAT
    • BERITA CIMAHI
    • BERITA GARUT
    • BERITA BOGOR
    • BERITA CIANJUR
    • BERITA CIREBON
    • BERITA SUMEDANG
    • BERITA INDRAMAYU
    • BERITA SUKABUMI
    • BERITA PANGANDARAN
  • INFO HUKUM
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • BERITA OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • BERITA PENDIDIKAN
  • BERITA PERISTIWA
  • BERITA POLITIK
    • BERITA PEMILU
  • TEKNOLOGI

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.