Seputar Jabar Tegas Lugas Objektif
Kamis 21 Mei 2026
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home KRIMINAL

Dugaan Tindak Asusila Pimpinan Pesantren di Bandung, Polisi Masih Menyelidiki, Pelapor Bukan Korban

Kamis, 18 Agustus, 2022 | 17:56
Dugaan Tindak Asusila Pimpinan Pesantren di Bandung, Polisi Masih Menyelidiki, Pelapor Bukan Korban

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Polresta Bandung sedang memeriksa saksi-saksi yang diajukan pelapor terkait dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Bandung.

“Sedangkan pelapor sendiri adalah bukan sebagai korban, pelapor juga tidak mengetahui terkait pidana, mengajukan beberapa nama,” ujar Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, di Mapolresta Bandung, Kamis (18/8/2022).

Kusworo mengatakan, di antara nama-nama yang diajukan oleh pelapor diduga saksi korban.

“Kami lakukan pemeriksaan. Yang bersangkutan tidak pernah merasa dilakukan perbuatan cabul terhadap yang bersangkutan. Sehingga sampai saat ini kami belum menemukan adanya korban pencabulan dari laporan yang dilakukan oleh saudari E,” kata Kusworo.

Sebelumnya, E datang ke Mapolresta Bandung untuk melaporkan dugaan pencabulan yang diderita beberapa orang.

“Ketika kami melakukan pemeriksaan terhadap nama-nama yang diberikan oleh pelapor, dari mereka menyampaikan bahwa mereka tidak pernah dilakukan pencabulan,” kata dia.

Kusworo mengatakan, pihaknya akan memeriksa pelapor.

Namun, polisi belum memeriksa semua nama-nama yang diajukan pelapor.

“Apakah betul pernah ada dugaan pencabulan yang dilakukan oleh terlapor. Yang diperiksa ada delapan dari 11 yang diajukan,” kata Kusworo.

Dari 11 nama ini, kata Kusworo, ada yang disampaikan korban, ada juga yang disebut pelapor sebagai saksi.

“Namun demikian, yang disampaikan korban ada tiga, dan ketiganya kami ambil keterangan, dan mereka menyampaikan tidak pernah dilakukan perbuatan cabul terhadap yang bersangkutan, dan akan kami dalami lagi,” ucapnya.

Berita Terkait

Polres Cimahi Tangkap Pembunuh Sadis, Korban di Habisi Pakai Palu dan Pisau
CIMAHI

Polres Cimahi Tangkap Pembunuh Sadis, Korban di Habisi Pakai Palu dan Pisau

Oleh redaksi
Kamis, 3 April, 2025 | 18:18
0

Seputar Jabar | Satreskrim Polres Cimahi menangkap SF (40) warga Kota Depok yang melakukan pembunuhan sadis di Kota Cimahi. SF...

Pelaku Penusukan Juru Parkir di Cimaung Kabupaten Bandung Diburu
KRIMINAL

Pelaku Penusukan Juru Parkir di Cimaung Kabupaten Bandung Diburu

Oleh redaksi
Senin, 17 Maret, 2025 | 18:36
0

Seputar Jabar | Seorang juru parkir, Rizal Setiawan, 24, meninggal diduga akibat ditusuk dan dianiaya oleh sejumlah orang di sebuah...

Polisi Ungkap Fakta Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Citanduy Kota Banjar

Polisi Ungkap Fakta Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Citanduy Kota Banjar

Selasa, 7 Januari, 2025 | 08:47
Viral Seorang Pria Penjual Es Doger di Bacok Gara-garanya Tak Diberi Es Gratis

Viral Seorang Pria Penjual Es Doger di Bacok Gara-garanya Tak Diberi Es Gratis

Jumat, 29 November, 2024 | 22:54
Berkedok Debt Collector, Motor Pria Ini Dirampas di Bandung Lalu Dijual di Facebook

Berkedok Debt Collector, Motor Pria Ini Dirampas di Bandung Lalu Dijual di Facebook

Sabtu, 16 November, 2024 | 14:13
Amukan Warga Cianjur Usai Pegawai BUMN Lecehkan Siswi SMP di Mobil

Amukan Warga Cianjur Usai Pegawai BUMN Lecehkan Siswi SMP di Mobil

Minggu, 10 November, 2024 | 11:28
6 Bobotoh yang Keroyok Steward Setelah Laga Persib-Persija Jadi Tersangka, Ada yang Mahasiswa

6 Bobotoh yang Keroyok Steward Setelah Laga Persib-Persija Jadi Tersangka, Ada yang Mahasiswa

Kamis, 26 September, 2024 | 21:30
Bayi yang Ditemukan di Ember Cat di Panyileukan Bandung Ternyata Dibunuh Orangtua Angkat

Bayi yang Ditemukan di Ember Cat di Panyileukan Bandung Ternyata Dibunuh Orangtua Angkat

Senin, 9 September, 2024 | 16:09

Recommended.

Kisah Pilu Pengacara Kasus Vina Cirebon Suaminya Dibunuh 6 Tahun Silam 7 Pelaku Belum Tertangkap

Kisah Pilu Pengacara Kasus Vina Cirebon Suaminya Dibunuh 6 Tahun Silam 7 Pelaku Belum Tertangkap

Jumat, 24 Mei, 2024 | 12:45
Pelajar SMA 1 Pebayuran Dapatkan Penyuluhan Bertema Sosialisasi Masuk TNI-POLRI

Pelajar SMA 1 Pebayuran Dapatkan Penyuluhan Bertema Sosialisasi Masuk TNI-POLRI

Senin, 31 Oktober, 2022 | 22:27

Trending.

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Rabu, 20 Mei, 2026 | 10:09
Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Kamis, 14 Mei, 2026 | 12:00
Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Kamis, 20 Juli, 2023 | 15:10
Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Jumat, 1 Mei, 2026 | 12:47
Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Jumat, 2 September, 2022 | 11:32
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2026 Seputar Jabar

No Result
View All Result
  • JABAR
  • BANDUNG
  • KRIMINAL
  • GARUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • BANDUNG BARAT
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • BOGOR
  • KAB.BANDUNG

© 2026 Seputar Jabar

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version