Seputar Jabar Tegas Lugas Objektif
Kamis 21 Mei 2026
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home KAB.BANDUNG

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Jumat, 1 Mei, 2026 | 12:47
Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan
Share on FacebookShare on Twitter

Seputar Jabar Kab. Bandung – Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Soreang, Kabupaten Bandung, menjadi perhatian setelah ditemukan adanya pekerja yang belum menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap di lapangan.

Berdasarkan hasil pemantauan pada Rabu, 29 April 2026, terlihat beberapa pekerja tidak memakai sarung tangan, menggunakan helm yang belum tampak berstandar SNI, serta sepatu boot tanpa pelindung besi di bagian ujung.
Temuan ini menjadi catatan, mengingat di area proyek telah terpasang papan imbauan yang mewajibkan penggunaan APD lengkap bagi seluruh pekerja.

Saat dikonfirmasi, petugas HSE, Try Gunawan, menjelaskan bahwa pihak proyek telah menyediakan perlengkapan keselamatan kerja kepa. Namun, menurutnya, sebagian pekerja mengaku sarung tangan hilang atau tertinggal.
Ia juga menyampaikan bahwa penggunaan helm dan sepatu berstandar SNI akan difokuskan pada pekerjaan konstruksi gedung bertingkat atau pada bagian dengan tingkat risiko lebih tinggi.

Pihak HSE menambahkan bahwa APD berstandar SNI memiliki harga yang lebih tinggi, namun menegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi alasan utama dalam pengaturan penggunaannya pada tahap pekerjaan saat ini,”ungkapnya.

Di sisi lain warga di sekitar lokasi proyek menyampaikan keluhan terkait aktivitas pekerjaan yang berlangsung hingga malam hari. Warga mengaku terganggu oleh suara keras, terutama saat proses pemasangan paku bumi yang sebelumnya menggunakan metode benturan.

“Suara benturannya cukup keras, apalagi saat malam hari, sehingga mengganggu waktu istirahat,” ujar salah satu warga.

Selain kebisingan, warga juga menyebut sempat terjadi genangan atau banjir sejak proyek berjalan.
“Sebelumnya tidak pernah banjir, namun sejak proyek berlangsung sempat terjadi genangan di wilayah kami,” kata warga lainnya.

Penjelasan Pihak Proyek
Menanggapi hal tersebut, pihak HSE menyampaikan bahwa metode pekerjaan telah dilakukan penyesuaian.
Menurut Try Gunawan, pemasangan paku bumi saat ini tidak lagi menggunakan metode hammer, melainkan sistem hidrolik yang dinilai lebih minim kebisingan.
“Sekarang sudah menggunakan hidrolik, sehingga tidak menimbulkan suara keras seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Tinjauan Regulasi
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.” setiap pemberi kerja berkewajiban menyediakan dan memastikan penggunaan APD untuk melindungi tenaga kerja”.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). “menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan keselamatan kerja di lapangan”.
Dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, juga disebutkan bahwa penyelenggaraan konstruksi harus memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, serta dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Adapun aktivitas proyek pada malam hari, secara umum diatur dalam ketentuan daerah mengenai ketertiban umum dan kenyamanan lingkungan, yang mengatur pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebisingan di kawasan permukiman.

Ajakan Pengawasan Bersama
Dengan adanya temuan dan keluhan tersebut, pengawasan dari berbagai pihak dinilai penting guna memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan.

Seluruh pihak, mulai dari pelaksana proyek, konsultan pengawas, pemerintah daerah, hingga masyarakat, diharapkan dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan. Hal ini bertujuan agar pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan, tetap memperhatikan keselamatan kerja, serta meminimalkan dampak terhadap warga di sekitar.

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan tidak hanya mencapai target fisik, tetapi juga menjaga kualitas, keselamatan, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.(*)

Berita Terkait

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari
KAB.BANDUNG

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Oleh redaksi
Rabu, 20 Mei, 2026 | 10:09
0

Kab. Bandung (SJB) - Ratusan warga Desa Langonsari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, antusias mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan gratis...

Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru
KAB.BANDUNG

Pesta Demokrasi Pemilihan RW 15 Desa Sayati, Warga Kompak Pilih Pemimpin Baru

Oleh redaksi
Minggu, 12 April, 2026 | 15:03
0

Seputar Jabar | Pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 015 Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaksanakan dengan suasana...

Pelaksanaan Tarling Muspika Kecamatan Cimaung di Kampung Sukajaya

Pelaksanaan Tarling Muspika Kecamatan Cimaung di Kampung Sukajaya

Minggu, 1 Maret, 2026 | 00:15
Polsek Cikancung Polresta Bandung Rutin Menggelar Patroli Malam Hari di Wilayah Binaan

Polsek Cikancung Polresta Bandung Rutin Menggelar Patroli Malam Hari di Wilayah Binaan

Selasa, 3 Februari, 2026 | 21:54
Perkuat Sinergi, Kecamatan Sayeuhkolot Gelar Rapat Koordinasi MBG

Perkuat Sinergi, Kecamatan Sayeuhkolot Gelar Rapat Koordinasi MBG

Selasa, 27 Januari, 2026 | 13:02
Bupati Bandung: Semoga Tahun Mendatang Lebih Baik

Bupati Bandung: Semoga Tahun Mendatang Lebih Baik

Kamis, 1 Januari, 2026 | 22:14
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datang ke Lahan Konservasi Kebun Teh Pangalengan, Beri Pelajaran Keras ke PTPN

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datang ke Lahan Konservasi Kebun Teh Pangalengan, Beri Pelajaran Keras ke PTPN

Rabu, 17 Desember, 2025 | 00:50
Asep Romy Romaya Anggota DPR RI Komisi IX Kunjungi Bencana Longsor di Arjasari Bandung

Asep Romy Romaya Anggota DPR RI Komisi IX Kunjungi Bencana Longsor di Arjasari Bandung

Selasa, 9 Desember, 2025 | 22:05

Recommended.

Pemdes Sentul Tuntaskan Berbagai Program di Tahun 2025

Pemdes Sentul Tuntaskan Berbagai Program di Tahun 2025

Selasa, 6 Januari, 2026 | 17:26
Kasasi Herry Wirawan yang Hamili Santriwati Belum Diputus MA, Ini Langkah Kejati Jabar

Kasasi Herry Wirawan yang Hamili Santriwati Belum Diputus MA, Ini Langkah Kejati Jabar

Sabtu, 24 Desember, 2022 | 14:38

Trending.

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Sehat BAZNAS Jawa Barat di Desa Langonsari

Rabu, 20 Mei, 2026 | 10:09
Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Kamis, 14 Mei, 2026 | 12:00
Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Ratusan sekolah rusak diperbaiki gunakan APBD Cianjur 2024

Kamis, 20 Juli, 2023 | 15:10
Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Penggunaan APD di Proyek Sekolah Rakyat Soreang Menjadi Sorotan

Jumat, 1 Mei, 2026 | 12:47
Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Suami di Margacinta Habisi Teman Sendiri, Sang Teman Kepergok Berduaan dengan Istri

Jumat, 2 September, 2022 | 11:32
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
Kontak KamI : 0822-3124-1065

© 2026 Seputar Jabar

No Result
View All Result
  • JABAR
  • BANDUNG
  • KRIMINAL
  • GARUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • BANDUNG BARAT
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • BOGOR
  • KAB.BANDUNG

© 2026 Seputar Jabar

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version